Kejutan datang dari Gedung Putih. Internationalmedia.co.id melaporkan bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara diam-diam mengirimkan utusan khusus ke Jalur Gaza. Bukan sembarang utusan, Steve Witkoff, Utusan Khusus Timur Tengah Trump, dan Mike Huckabee, Duta Besar AS untuk Israel, tiba di Gaza hari Jumat waktu setempat. Kunjungan mendadak ini memicu spekulasi berbagai kalangan.
Menurut pernyataan Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, kedua pejabat tinggi AS tersebut akan meninjau langsung distribusi bantuan makanan di Gaza. Namun, pernyataan Leavitt menambahkan rencana pengiriman bantuan makanan lebih lanjut. "Mereka berencana mengirimkan lebih banyak makanan dan bertemu dengan warga Gaza untuk mendengarkan langsung situasi sulit di lapangan," ungkap Leavitt.

Kehadiran Witkoff dan Huckabee di tengah situasi Gaza yang rawan konflik menimbulkan pertanyaan. Apakah kunjungan ini murni untuk penyaluran bantuan kemanusiaan, atau ada agenda tersembunyi di baliknya? Rencana pengiriman bantuan tambahan juga memunculkan spekulasi mengenai potensi perubahan kebijakan AS terhadap Gaza. Pihak Palestina maupun dunia internasional kini menunggu dengan penuh perhatian perkembangan selanjutnya. Apakah ini awal dari babak baru hubungan AS-Palestina? Hanya waktu yang akan menjawabnya.

