Sebuah insiden menegangkan terjadi di Bandara Internasional Denver. Internationalmedia.co.id melansir, pesawat American Airlines yang membawa lebih dari 150 penumpang mengalami pecah ban disertai api saat lepas landas. Kejadian dramatis ini mengakibatkan kepanikan di antara penumpang dan satu orang mengalami luka ringan.
Insiden yang terjadi Sabtu (26/7) lalu, seperti dilaporkan CNN, mengakibatkan ledakan keras yang disusul semburan api dari roda pesawat. Para penumpang yang tengah bersiap menikmati penerbangan langsung panik mendengar suara dentuman dahsyat dan melihat kobaran api. American Airlines menjelaskan, kombinasi ban pecah dan pengereman mendadak menyebabkan kebakaran pada sistem rem pesawat. Beruntung, petugas pemadam kebakaran Bandara Internasional Denver sigap memadamkan api dan mengevakuasi seluruh penumpang di landasan pacu.

"Semua penumpang dan awak pesawat berhasil dievakuasi dengan selamat," ujar pihak maskapai dalam pernyataan resminya. "Pesawat saat ini ditahan untuk diperiksa tim perawatan kami. Kami menyampaikan permohonan maaf kepada para penumpang atas pengalaman yang tidak menyenangkan ini."
Meskipun evakuasi berjalan lancar, lima penumpang mendapatkan perawatan medis di lokasi kejadian, sementara satu penumpang lainnya dilarikan ke rumah sakit dengan luka ringan. Jadwal penerbangan yang seharusnya berangkat pukul 13.12 waktu setempat mengalami keterlambatan dan insiden terjadi sekitar pukul 14.45. Data FlightAware mencatat, hingga Sabtu malam, sebanyak 240 penerbangan dari Bandara Internasional Denver mengalami penundaan. Para penumpang yang terdampak akan diterbangkan ke Miami menggunakan pesawat pengganti. Pihak berwenang, FAA, tengah menyelidiki penyebab insiden ini.
Shay Armistead, penumpang berusia 17 tahun yang hendak menuju Santiago, Chili, menggambarkan pengalamannya sebagai "sangat traumatis." Ia mendengar ledakan keras dan merasakan getaran hebat saat pesawat bergerak di landasan pacu. "Pesawat berguncang hebat dan miring ke kiri," ujarnya kepada CNN. "Kami mendengar suara angin kencang dari pengereman yang sangat keras." Rekan satu tim Armistead, Margaret Gustafson (16), melihat api keluar dari bawah pesawat dan langsung panik.
Kejadian ini menimbulkan pertanyaan serius tentang prosedur keselamatan dan perawatan pesawat American Airlines. Penyelidikan FAA diharapkan dapat mengungkap penyebab pasti insiden dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

