Ketegangan di langit! Internationalmedia.co.id melaporkan insiden menegangkan antara Jepang dan China di atas Laut China Timur. Sebuah jet tempur China nyaris bertabrakan dengan pesawat intelijen Jepang. Jaraknya? Hanya 30 meter!
Kementerian Pertahanan Jepang mengungkapkan, insiden tersebut melibatkan jet tempur pengebom JH-7 China dan pesawat intelijen elektronik YS-11EB milik Pasukan Bela Diri Udara Jepang. Peristiwa ini terjadi pada Rabu dan Kamis pekan lalu. Meskipun insiden ini terjadi di luar wilayah udara Jepang, pemerintah Jepang langsung melayangkan protes keras.

Wakil Menteri Luar Negeri Jepang, Takehiro Funakoshi, bahkan telah menyampaikan kekhawatiran serius kepada Duta Besar China untuk Jepang, Wu Jianghao. Tokyo mendesak Beijing untuk menghentikan manuver berbahaya yang berpotensi memicu kecelakaan. Permintaan ini bukan tanpa alasan, karena insiden serupa telah terjadi berulang kali.
Bukan hanya kali ini saja kedua negara terlibat saling tuding. Bulan lalu, Jepang dan China juga terlibat perselisihan serupa terkait pesawat militer mereka yang terbang terlalu dekat. China sendiri hingga saat ini belum memberikan tanggapan resmi atas insiden terbaru ini. Namun, sebelumnya Beijing pernah balik menuduh Jepang melakukan aktivitas mata-mata.
Ketegangan ini semakin memperkuat kekhawatiran Jepang terhadap peningkatan kekuatan militer China, terutama di wilayah barat daya Jepang. Situasi ini tentu saja memanaskan hubungan kedua negara dan menimbulkan pertanyaan besar: apakah ini pertanda eskalasi konflik di kawasan?
