Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Pasukan Garda Nasional Dikerahkan, Demo Anti-Imigrasi AS Memanas!
Trending Indonesia

Pasukan Garda Nasional Dikerahkan, Demo Anti-Imigrasi AS Memanas!

GunawatiBy Gunawati08-06-2025 - 15.15Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Pasukan Garda Nasional Dikerahkan, Demo Anti-Imigrasi AS Memanas!
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id memberitakan situasi mencekam di Los Angeles menyusul demonstrasi besar-besaran yang menentang kebijakan imigrasi Presiden Donald Trump. Ribuan demonstran turun ke jalan, mengakibatkan bentrokan dengan aparat keamanan. Sebagai respons, Trump mengambil langkah drastis dengan mengerahkan 2.000 pasukan Garda Nasional ke Los Angeles pada Sabtu (7/6).

Keputusan kontroversial ini diumumkan Gedung Putih sebagai upaya meredam "pelanggaran hukum" yang terjadi selama aksi protes. Protes yang awalnya damai berubah menjadi kerusuhan setelah penangkapan sejumlah imigran. Rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan aksi kekerasan dari kedua belah pihak. Demonstran membakar mobil, melemparkan batu, dan kembang api ke arah petugas, sementara aparat keamanan dilaporkan menggunakan granat kejut dan gas air mata.

Pasukan Garda Nasional Dikerahkan, Demo Anti-Imigrasi AS Memanas!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Langkah Trump ini menuai kecaman dari Gubernur California, Gavin Newsom. Melalui akun X-nya, Newsom menyebut keputusan tersebut sebagai provokasi yang justru akan meningkatkan tensi. Pernyataan serupa juga disampaikan oleh beberapa pihak yang menilai pengerahan pasukan Garda Nasional sebagai tindakan berlebihan dan tidak proporsional.

Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, membela kebijakan tersebut dengan menyatakan bahwa pemerintah Trump memiliki "kebijakan toleransi nol terhadap tindak pidana dan kekerasan." Leavitt juga menyalahkan pemimpin Demokrat California yang dianggapnya "tidak bertanggung jawab" atas situasi yang terjadi.

Pengerahan Garda Nasional dalam kasus kerusuhan sipil tergolong langka. Sebelumnya, pasukan ini lebih sering dikerahkan untuk menangani bencana alam. Penggunaan Garda Nasional dalam skala besar terakhir kali terjadi di Los Angeles setelah pembunuhan George Floyd pada tahun 2020. Kejadian ini kembali menyoroti polarisasi politik di Amerika Serikat dan ketegangan yang terus meningkat terkait kebijakan imigrasi.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Teheran Diguncang Israel Luncurkan Serangan Baru

13-03-2026 - 03.45

Tragedi Kampus AS Pelaku Tewas

13-03-2026 - 03.15

Pemimpin Baru Iran Perintahkan Pemblokiran Penuh Selat Hormuz

13-03-2026 - 03.00

Trump Izinkan Iran di Piala Dunia Namun Ada Peringatan Serius

12-03-2026 - 23.30

Pemimpin Baru Iran Bersumpah Balas Dendam Prioritas Utama

12-03-2026 - 23.15

Peringatan Iran Bikin AS Mikir Dua Kali

12-03-2026 - 23.00
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.