Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Rumah Sakit Gaza Dibom, Sandera AS-Israel Bebas Tapi Netanyahu Ogah Gencatan Senjata
Trending Indonesia

Rumah Sakit Gaza Dibom, Sandera AS-Israel Bebas Tapi Netanyahu Ogah Gencatan Senjata

GunawatiBy Gunawati13-05-2025 - 20.05Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Rumah Sakit Gaza Dibom, Sandera AS-Israel Bebas Tapi Netanyahu Ogah Gencatan Senjata
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id memberitakan serangkaian peristiwa internasional yang menghebohkan dunia. Di tengah konflik Israel-Hamas yang memanas, seorang sandera Amerika-Israel, Edan Alexander, dibebaskan Hamas setelah ditahan selama 19 bulan. Namun, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak gencatan senjata dan menegaskan operasi militer akan terus diintensifkan. Ironisnya, pembebasan sandera ini justru diikuti oleh serangan udara Israel ke Rumah Sakit Nasser di Jalur Gaza, yang oleh militer Israel diklaim sebagai markas Hamas, tetapi menewaskan seorang jurnalis.

Ketegangan di Timur Tengah semakin meningkat. Serangan udara Israel ke rumah sakit tersebut, yang terjadi Selasa (13/5), mengakhiri jeda singkat pertempuran. Hamas melaporkan korban jiwa akibat serangan tersebut, seorang jurnalis yang sebelumnya terluka dalam serangan Israel sebelumnya. Sementara itu, Netanyahu tetap bergeming, menyatakan tidak ada kesepakatan gencatan senjata.

Rumah Sakit Gaza Dibom, Sandera AS-Israel Bebas Tapi Netanyahu Ogah Gencatan Senjata
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Di luar konflik Timur Tengah, Presiden AS Donald Trump tiba di Arab Saudi untuk kunjungan kenegaraan selama empat hari. Kedatangannya disambut langsung oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman. Kunjungan ini menandai kelanjutan hubungan kuat antara AS dan Arab Saudi.

Di sisi lain, Pakistan mengumumkan 51 korban jiwa, terdiri dari warga sipil dan tentara, akibat bentrokan dengan India pekan lalu. Bentrokan ini merupakan yang terburuk dalam beberapa dekade terakhir dan nyaris memicu perang besar sebelum dihentikan atas mediasi AS.

Terakhir, Trump menuai kritik atas rencana penerimaan hadiah pesawat mewah dari Qatar senilai US$ 400 juta. Namun, ia membela keputusannya dan menyebut menolak tawaran tersebut sebagai tindakan bodoh. Kritikan bermunculan terkait potensi konflik kepentingan dan keamanan.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Israel Akui Bunuh Menteri Intelijen Iran Dunia Menanti Reaksi

18-03-2026 - 18.30

Iran Geger Penangkapan Besar Besaran

18-03-2026 - 18.00

Beirut Berdarah Dini Hari

18-03-2026 - 16.45

Pangkalan Australia di UEA Diserang Proyektil Iran Ini Faktanya

18-03-2026 - 16.30

BBM Langka Negara Tetangga Indonesia Libur Tiap Rabu

18-03-2026 - 16.15

Peluru Nyasar Menggemparkan Korsel Militer Langsung Ambil Tindakan

18-03-2026 - 16.00
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.