Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, atau akrab disapa Zulhas, menegaskan komitmen pemerintah untuk mengukuhkan ketahanan pangan nasional. Usai perayaan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di JCC, Jakarta, Jumat (19/9/2026), Zulhas membeberkan skema strategis yang akan ditempuh. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, langkah-langkah ini mencakup inovasi hulu hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah.
Menurut Zulhas, upaya penguatan swasembada pangan akan difokuskan pada pengembangan varietas baru yang lebih unggul serta penerapan mekanisasi pertanian modern. "Seperti yang disampaikan Bapak Presiden, dalam dua tahun terakhir kita sudah menunjukkan keberhasilan di sektor pangan. Tentu kita akan berupaya lebih keras lagi, dengan mengembangkan varietas baru dan mekanisasi," jelas Zulhas, menekankan pentingnya memaksimalkan produksi pangan di seluruh pelosok negeri.

Tak hanya sektor pertanian, pemerintah juga menaruh perhatian besar pada peningkatan kesejahteraan nelayan. Zulhas memaparkan, tahun depan ditargetkan pembangunan 2.000 kampung nelayan. "Agar kita betul-betul kokoh swasembadanya. Ini kita kejar, fokus ini akan kita kejar, Pak ketuanya, kebetulan kader PAN juga beliau. Presiden setuju tadi, 2.000 kampung nelayan," ujarnya, menandakan keseriusan dalam menggarap potensi maritim Indonesia.
Sebagai Ketua Umum PAN, Zulhas juga menggarisbawahi peran penting kadernya di pemerintahan, termasuk Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto. Yandri disebut akan fokus pada pembangunan desa. Zulhas berkomitmen untuk mengarahkan seluruh kader PAN yang berada di posisi strategis pemerintahan agar turut serta dalam meningkatkan ekonomi daerah. "Kampung-kampung dan desa-desa itu harus menjadi pusat-pusat pertumbuhan ekonomi. Ini yang sedang kita garap sekarang," tegasnya, menunjukkan visi untuk pemerataan pembangunan.
Rangkaian strategi ini, mulai dari inovasi pertanian, pemberdayaan nelayan, hingga menjadikan desa sebagai motor penggerak ekonomi, menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan yang lebih kokoh dan berkelanjutan. Melalui kolaborasi lintas sektor dan dukungan politik, Indonesia optimis mampu mencapai kemandirian pangan yang tangguh.
