Sukabumi, Jawa Barat – Sebuah gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 4,3 mengguncang wilayah Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu, 13 September 2026, pukul 17.06 WIB. Informasi terkini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui akun X resminya memastikan bahwa kejadian ini tidak menimbulkan potensi tsunami. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, gempa tersebut memicu getaran yang dirasakan di beberapa daerah sekitar.
Menurut data yang dirilis BMKG, pusat gempa terletak di koordinat 7,74 Lintang Selatan dan 106,55 Bujur Timur. Lokasi episentrum berada di laut, tepatnya 83 kilometer di selatan Kabupaten Sukabumi, dengan kedalaman hiposentrum mencapai 23 kilometer. Kedalaman yang relatif dangkal ini berkontribusi pada persebaran getaran yang dirasakan oleh masyarakat.

Meskipun tidak berpotensi tsunami, intensitas guncangan gempa dirasakan di beberapa wilayah dengan skala Modified Mercalli Intensity (MMI) yang berbeda. Warga di Cianjur merasakan getaran pada skala MMI III, yang berarti getaran terasa nyata di dalam rumah, seolah-olah ada truk lewat. Sementara itu, di Kabupaten Sukabumi dan Bandung Barat, getaran tercatat pada skala MMI II, yang mengindikasikan getaran dirasakan oleh beberapa orang, terutama yang berada di lantai atas bangunan. BMKG menjelaskan bahwa skala MMI merupakan ukuran kuatnya getaran gempa yang dirasakan di permukaan, di mana angka yang lebih tinggi menunjukkan intensitas guncangan yang lebih kuat.
