Kecelakaan beruntun mengerikan di Jalan Kembang Kerep, Kembangan, Jakarta Barat, pada Sabtu sore, 5 September 2026, menyisakan duka mendalam. Satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak balita tewas tragis setelah sepeda motor yang mereka kendarai terlibat dalam insiden yang melibatkan tiga mobil. Internationalmedia.co.id – News melaporkan bahwa insiden ini kini dalam penanganan serius pihak kepolisian.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 15.56 WIB. Menurut informasi dari TMC Polda Metro Jaya yang dikutip internationalmedia.co.id, kecelakaan melibatkan sebuah kendaraan SUV, dua mobil lainnya, dan satu sepeda motor. Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Reza Hafiz Gumilang, menyatakan bahwa petugas telah sigap melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan bukti serta keterangan saksi untuk mendalami penyebab pasti tragedi ini.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengonfirmasi bahwa tiga korban jiwa adalah satu keluarga yang menumpangi sepeda motor bernomor polisi B-4915-BCD. Mereka adalah Andi Prasetyo (40) sebagai pengemudi, Yeni Sumarti (39) sebagai penumpang, dan Zeline Zakeisha (7), seorang anak di bawah umur yang juga penumpang. Ketiganya beralamat di Jalan Anggrek IV, Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat, dan mengalami luka serius di bagian kepala. Dua di antaranya meninggal di lokasi kejadian, sementara Andi Prasetyo mengembuskan napas terakhir dalam perjalanan menuju rumah sakit setelah sempat kritis.
Saksi mata di lokasi, Asep, menceritakan bahwa arus lalu lintas saat kejadian cukup lengang, memungkinkan kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi di jalur turunan. "Kecelakaan melibatkan tiga mobil, Fortuner, Avanza, dan satu mobil listrik warna putih, serta satu motor," ujar Asep. Ia menambahkan, mobil listrik yang berada paling belakang diduga menabrak kendaraan di depannya secara beruntun, lalu oleng ke kanan, menabrak tiang listrik, dan menyambar sepeda motor korban yang berada di pinggir jalan. Benturan keras itu menyebabkan ketiga penumpang sepeda motor terpental. Balita Zeline bahkan sempat terlepas dan terseret di bawah ban mobil paling depan.
Selain tiga korban meninggal, empat orang lainnya yang merupakan penumpang dan pengemudi mobil listrik BYD B-2703-BNA juga mengalami luka-luka. Mereka adalah Yessy Lestiany (39) dengan luka di leher, Drg. Seruniwati Suganda (75) dan Drg. Handoko Argawa (73) yang keduanya mengalami luka di kepala. Ketiganya dirawat di RS Pondok Indah Puri Kembangan. Sementara itu, pengemudi mobil listrik, Karsono (51), menderita luka di dada kanan dan kini dirawat di RSUD Cengkareng.
Kanit Gakkum Satlantas Jakarta Barat, AKP Joko, menjelaskan bahwa pengemudi mobil listrik BYD tersebut diduga menjadi pemicu awal kecelakaan. Kendaraan BYD mengalami kerusakan parah di bagian depan. Hingga kini, polisi masih terus melakukan pendalaman untuk mengungkap secara menyeluruh kronologi dan penyebab pasti kecelakaan maut yang mengguncang warga Jakarta Barat ini.
