Konten viral yang menampilkan ‘pijat ala India’ dengan sajian minuman keras di kawasan Danau Sunter, Jakarta Utara, baru-baru ini menyita perhatian publik dan memicu respons cepat dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Pemprov secara tegas mengimbau para kreator konten untuk lebih bijak dalam berkarya dan menyebarkan informasi di media sosial. Internationalmedia.co.id – News melaporkan bahwa imbauan ini muncul setelah video tersebut menjadi perbincangan hangat.
Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Chico Hakim, mengungkapkan apresiasinya terhadap kepedulian warga dan pedagang setempat yang telah melaporkan persoalan ini. Menurut Chico, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen penuh untuk terus menjaga ketertiban dan kenyamanan ruang publik, termasuk area rekreasi populer seperti Danau Sunter.

Chico juga menegaskan bahwa penjualan dan penyajian minuman keras di ruang publik telah diatur secara ketat sesuai regulasi yang berlaku. Pihaknya tidak akan segan melakukan pengawasan intensif dan penindakan tegas terhadap setiap pelanggaran yang ditemukan.
Lebih lanjut, Chico Hakim mengimbau seluruh kreator konten dan masyarakat luas agar lebih bijaksana, bertanggung jawab, dan positif dalam menggunakan platform media sosial. Ia menekankan pentingnya menghindari pembuatan atau penyebaran konten yang berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat atau memberikan kesan negatif terhadap citra Ibu Kota.
"Mari bersama-sama menjaga citra Jakarta sebagai kota yang aman, nyaman, dan ramah keluarga," ajak Chico. Ia mengajak semua pihak untuk berkontribusi dalam membangun narasi yang edukatif dan menghibur, tanpa harus mengganggu ketertiban umum.
Namun, di balik kehebohan konten tersebut, fakta di lapangan justru berbicara lain. Satpol PP Kecamatan Tanjung Priok, bekerja sama dengan Satpol PP Kota Administrasi Jakarta Utara, telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi pada Jumat (18/7).
Setelah berinteraksi dan mengklarifikasi kepada pedagang, warga, serta tokoh masyarakat sekitar, petugas memastikan bahwa tidak ditemukan adanya aktivitas jasa pijat maupun penyajian minuman keras seperti yang dinarasikan dalam video viral. Informasi yang beredar di media sosial tersebut, menurut Satpol PP, hanyalah sebuah konten semata dan tidak mencerminkan kondisi sebenarnya di kawasan Danau Sunter. Pernyataan resmi dari Satpol PP Kecamatan Tanjung Priok melalui akun Instagram mereka menegaskan bahwa informasi viral itu tidak sesuai dengan realitas di lapangan.
