Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong baru-baru ini menyampaikan apresiasi mendalam atas pertemuan bilateralnya dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta. Pertemuan yang digambarkan berlangsung ‘dari hati ke hati’ ini, menurut Wong, adalah cerminan kuat dari hubungan istimewa kedua negara yang dibangun atas dasar kepercayaan, rasa hormat, dan pemahaman yang mendalam. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, Wong secara terbuka menyatakan optimismenya terhadap masa depan Indonesia, sebuah keyakinan yang ia sebut sebagai fondasi utama bagi kemitraan yang lebih erat.
Wong menegaskan bahwa Singapura memiliki keyakinan penuh terhadap prospek Indonesia. "Kami ingin Indonesia berhasil karena masa depan kita terkait erat," ujarnya. Keyakinan ini, lanjut Wong, tidak hanya sebatas ucapan, melainkan tercermin dalam komitmen investasi berkelanjutan yang telah dilakukan Singapura di Indonesia selama bertahun-tahun. Investasi ini, menurutnya, melampaui sekadar aliran modal, melainkan berorientasi pada penciptaan bisnis, pengembangan industri hilir, infrastruktur digital, serta pembukaan peluang dan lapangan kerja yang berkualitas bagi masyarakat Indonesia.

Minat investor Singapura terlihat jelas di kawasan Batam, Bintan, dan Karimun (BBK). PM Wong menyoroti bagaimana BBK kini bertransformasi menjadi pusat digital yang dinamis dan menarik minat perusahaan-perusahaan terkemuka untuk menanamkan modal di sana.
Selain itu, Kawasan Industri Kendal (KIK) yang tahun ini merayakan ulang tahun ke-10, juga disebut sebagai kisah sukses kolaborasi kedua negara. KIK telah mencapai kapasitas penuh dan akan diperluas hingga 1.000 hektare. "Perluasan ini akan menciptakan lebih banyak investasi, lapangan pekerjaan, dan mendukung keberlanjutan pembangunan serta pertumbuhan Indonesia," jelas Wong.
PM Wong juga menekankan komitmen bersama untuk memperkuat ketahanan rantai pasok. Langkah ini dianggap krusial agar kedua negara dapat saling mendukung dalam menghadapi berbagai gejolak eksternal dan tantangan global yang mungkin timbul.
Lebih jauh, Wong menyampaikan bahwa Indonesia dan Singapura memiliki visi serupa untuk terus menggali potensi kerja sama baru. Tujuannya adalah untuk meningkatkan daya saing kedua negara secara individu, sekaligus memperkuat posisi kawasan ASEAN di kancah global. "Dengan bekerja sama, kita dapat menciptakan lebih banyak peluang bagi rakyat kita, memperkuat ketahanan kita, dan membuat kedua negara kita serta wilayah kita di ASEAN lebih kompetitif," pungkasnya. Kunjungan PM Wong ini menandai babak baru dalam hubungan bilateral yang diharapkan membawa dampak positif signifikan bagi kemajuan kedua negara.
