Jakarta – Wajah ibu kota bersinar terang pada puncak perayaan HUT ke-499 Jakarta. Bundaran HI, Jakarta Pusat, menjadi saksi bisu kemeriahan yang tak terlupakan. Malam ini, Sabtu (27/6/2026), ratusan ribu warga tumpah ruah memadati ikon kota ini, menikmati suguhan acara dan dekorasi memukau. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, perayaan ini menjadi magnet bagi seluruh lapisan masyarakat yang ingin merasakan euforia hari jadi Jakarta.
Jika biasanya Bundaran HI identik dengan lalu lintas padat dan deru klakson, pemandangan malam ini berubah total. Area tersebut menjelma menjadi ruang publik raksasa yang ramah keluarga, tempat berkumpulnya kelompok remaja, hingga pasangan muda-mudi. Mereka asyik menikmati suasana di bawah gemerlap panggung utama yang memancarkan cahaya warna-warni, menciptakan atmosfer pesta rakyat yang hangat dan akrab.

Bukan hanya hiburan musik dan panggung utama, pernak-pernik dekorasi di setiap sudut Bundaran HI juga berhasil mencuri perhatian. Kembang kelapa aneka warna tegak berdiri di berbagai titik, menambah semarak pesta rakyat. Salah satu sisi trotoar bahkan disulap menjadi lorong cahaya dengan lilitan lampu warna-warni pada pepohonan di kanan dan kirinya. Di tengahnya, lampion-lampion cantik serta gantungan ondel-ondel menggemaskan turut menghiasi, menjadi spot foto favorit warga.
Tak ketinggalan, sepasang balon ondel-ondel berukuran raksasa menyambut warga dengan gagah di dekat Halte Bundaran HI. Sementara itu, di kedua sisi panggung utama, balon bergambar Gubernur Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno seolah menyapa warga dengan senyum ilustrasi mereka. Aspek edukasi sejarah juga dihadirkan melalui layar ‘Lintas Masa Jakarta’ yang dibingkai apik dengan ornamen gigi balang khas Betawi, menampilkan video perjalanan sejarah kota dan tokoh-tokohnya.
Sebuah layar besar tak jauh dari halte juga menjadi wadah interaktif bagi warga untuk menyampaikan pesan dan harapan mereka bagi masa depan Jakarta. Antusiasme warga terlihat jelas saat mereka berbondong-bondong menuliskan doa dan impian untuk ibu kota. Hampir setiap sudut kawasan, terutama di sekitar kolam air mancur, dipenuhi warga yang sibuk mengabadikan momen dengan ponsel mereka, mengabadikan setiap detail kemeriahan.
Masrini (40), warga Jakarta Timur, mengaku senang bisa merayakan malam minggu bersama suami dan anak-anaknya. "Senang sekali bisa keluar malam minggu sama keluarga, apalagi anak-anak. Kalau acaranya saya nggak terlalu (paham) ya, tapi buat anak-anak masih cocok mereka. Yang penting bersama anak-anak saja sudah senang," ujarnya kepada internationalmedia.co.id. Ia pun menyelipkan doa, "Harapannya pasti semoga maju dan damai kotanya, warganya sejahtera."
Senada, Agriza (27) sengaja datang untuk merasakan langsung atmosfer pesta warga Jakarta. Baginya, kegiatan ruang publik semacam ini adalah hiburan yang sangat berarti. "Sebenarnya tadi cuma mau coba lihat saja. Tapi ternyata ramai sekali. Tapi wajarlah, acara begini kan jadi pusat hiburan warga, terlebih gratis dan warga bisa melihat artis-artis papan atas," kata Agriza. Ia juga memuji konsep dekorasi yang menurutnya pas dan tidak berlebihan. "Dekorasinya bagus, nggak berlebihan untuk pesta rakyat. Semua bisa foto-foto. Sense of belongingnya dapat," pungkasnya, menggambarkan betapa perayaan ini berhasil menyatukan warga dalam kebanggaan akan kotanya.
