Semarang, Jawa Tengah – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, baru-baru ini secara simbolis menyerahkan 243 sertifikat tanah wakaf di berbagai wilayah Jawa Tengah. Langkah ini menandai komitmen kuat pemerintah dalam memberikan kepastian hukum dan melindungi aset-aset keagamaan dari potensi sengketa di masa mendatang, demikian dilaporkan Internationalmedia.co.id – News. Program strategis ini merupakan buah kolaborasi erat antara Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Jawa Tengah dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Dalam keterangannya yang disampaikan pada Selasa lalu, Menteri Nusron Wahid menegaskan bahwa penyerahan ini hanyalah bagian kecil dari ribuan sertifikat tanah wakaf yang telah dan akan diterbitkan. "Ini adalah bagian integral dari program prioritas nasional di bidang pertanahan," ujar Nusron, "fokusnya adalah menyelesaikan kepastian hukum terhadap tanah-tanah wakaf, baik di tempat ibadah seperti masjid dan mushola, maupun di fasilitas umum seperti sekolah, pesantren, hingga area pemakaman."

Capaian sertifikasi tanah wakaf di Jawa Tengah saat ini sungguh membanggakan, mencapai angka 73 persen, jauh melampaui rata-rata nasional. Angka ini tidak hanya mencerminkan efektivitas program, tetapi juga mengindikasikan peningkatan signifikan kesadaran masyarakat untuk melegalkan aset-aset keagamaan mereka dalam tiga hingga empat tahun terakhir.
Meskipun demikian, Kementerian ATR/BPN tidak berpuas diri. Masih banyak masjid, mushola, dan aset wakaf lainnya di Jawa Tengah yang menanti legalitas. Untuk itu, percepatan terus dilakukan melalui berbagai strategi, termasuk mengidentifikasi dan menyelesaikan persoalan kompleks seperti wakif yang telah meninggal dunia, belum adanya nazir yang ditunjuk, hingga ketidakjelasan batas bidang tanah. "Kami targetkan dalam tiga tahun ke depan, capaian sertifikasi tanah wakaf di Jawa Tengah bisa mencapai 95 persen," tegas Nusron.
Dalam kesempatan penyerahan sertifikat yang berlangsung di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kantor Gubernur Jawa Tengah, Menteri Nusron didampingi oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, serta Kepala Kanwil BPN Provinsi Jawa Tengah Sri Pranoto. Acara penting ini juga bertepatan dengan Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H dan dimeriahkan dengan penyerahan bantuan pendidikan kepada 100 anak yatim dari berbagai yayasan Islam di Jawa Tengah.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif dan kerja keras Kementerian ATR/BPN. "Hari ini menjadi berkah yang luar biasa bagi tanah-tanah di Jawa Tengah, baik itu tanah yang bermasalah, tanah warisan, tanah wakaf, maupun jenis tanah lainnya," ujar Luthfi. Ia menambahkan, "Kehadiran Bapak Menteri ATR/Kepala BPN merupakan anugerah bagi kita semua."
Dengan upaya berkelanjutan ini, diharapkan seluruh aset wakaf di Jawa Tengah dapat memiliki kepastian hukum, menjamin keberlanjutan manfaatnya bagi umat dan masyarakat luas.
