Internationalmedia.co.id – News – Sebuah insiden kebakaran hebat melanda kawasan Jalan Baru, Kampung Lio, Depok, pada Minggu (14/6/2026) sore. Api dengan cepat menghanguskan sedikitnya tujuh unit kios semi permanen, menyebabkan kerugian material yang signifikan. Dugaan awal penyebab kebakaran mengerikan ini mengarah pada korsleting listrik dari salah satu kios.
Menurut keterangan dari Kabid Pengendalian Operasional Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok, Tessy Haryati, sumber api diduga kuat berasal dari kios laundry. "Dugaan api awal berasal dari korsleting listrik dari kios laundry," ungkap Tessy saat dihubungi internationalmedia.co.id, Minggu.

Tessy merinci, total ada tujuh lapak dan kios yang terdampak parah oleh amukan si jago merah. Di antaranya adalah kios laundry yang menjadi titik awal, lapak rongsok, bengkel motor, bengkel cutting sticker, konter pulsa, warung kopi (warkop), serta kios burung dara. Bangunan yang terbakar bermula dari sebuah rumah toko (ruko) yang kemudian merembet ke struktur semi permanen di sekitarnya, yang memang berjejer di lokasi tersebut.
Pihak Damkar Depok menerima laporan kebakaran sekitar pukul 17.31 WIB. Untuk mengatasi kobaran api yang membesar, tujuh unit mobil pemadam kebakaran beserta 23 personel diterjunkan ke lokasi. Berkat upaya sigap tim, api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 21.00 WIB.
Meskipun skala kebakaran cukup besar dan menghanguskan banyak bangunan, beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sebanyak 22 laki-laki dan 5 perempuan berhasil diselamatkan, serta sekitar 100 masyarakat di sekitar lokasi turut terdampak dan dievakuasi sebagai langkah antisipasi. Lokasi kejadian berada di Jalan Baru, sejajar dengan rel kereta api di belakang Kantor Pemerintah Kota Depok.
Hingga kini, total kerugian material akibat kebakaran ini masih dalam proses penyelidikan. "Tidak ada korban, kerugian masih dalam lidik, karena laporan di lapangan ada tempat rongsok juga terbakar," pungkas Tessy, menekankan bahwa pendataan kerugian masih berlangsung, terutama mengingat adanya lapak rongsok yang ikut terbakar habis.
