Internationalmedia.co.id – News – Amerika Serikat (AS) menyatakan optimisme tinggi terkait potensi tercapainya kesepakatan dalam putaran kedua perundingan damai dengan Iran. Diskusi krusial ini diperkirakan akan berlangsung di Pakistan, demikian konfirmasi Gedung Putih. Sekretaris Pers Karoline Leavitt, berbicara kepada wartawan pada Kamis (16/4/2026), menegaskan bahwa pembicaraan sedang berjalan dan prospek kesepakatan sangat menjanjikan.
Leavitt juga mengindikasikan bahwa kelanjutan dialog di Islamabad "sangat mungkin" terjadi, menandakan keseriusan kedua belah pihak dalam mencari resolusi. Perkembangan ini menyusul pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mengungkapkan bahwa Iran telah melakukan kontak pada Senin (13/4), menyatakan keinginan untuk mencapai kesepakatan. Trump, bagaimanapun, menekankan bahwa ia tidak akan menyetujui perjanjian apa pun yang akan memungkinkan Teheran mengembangkan senjata nuklir.

Situasi ini muncul di tengah ketegangan yang memuncak sejak konflik antara AS dan Israel dimulai pada 28 Februari. Iran, sebagai respons, secara efektif menutup Selat Hormuz, jalur maritim vital yang sebelumnya dilewati hampir seperlima pasokan minyak dan gas dunia. Iran memberlakukan aturan ketat, mengizinkan pelayaran hanya di bawah kendalinya dan dengan dikenakan biaya.
Sebagai langkah balasan, militer AS pada Senin (13/4) mulai memblokir lalu lintas kapal yang keluar-masuk pelabuhan Iran. Teheran tidak tinggal diam, mengancam akan menyerang kapal angkatan laut yang melintasi selat tersebut serta membalas terhadap pelabuhan negara-negara Teluk tetangganya. Hingga sehari setelah blokade AS diberlakukan, belum ada laporan mengenai tindakan langsung Washington untuk menegakkan kebijakan tersebut terhadap kapal-kapal.
Data pelayaran yang dipantau oleh internationalmedia.co.id menunjukkan setidaknya tiga kapal tanker yang terkait dengan Iran telah melintasi Selat Hormuz tanpa menuju atau berasal dari pelabuhan Iran, mengindikasikan kompleksitas situasi di lapangan dan dinamika yang terus berkembang di kawasan tersebut.

