Sebuah insiden penembakan massal yang mengejutkan telah mengguncang sebuah sekolah menengah di Turki. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, sedikitnya 16 orang terluka setelah seorang mantan siswa melepaskan tembakan di almamaternya sendiri pada Selasa (14/4) di provinsi Sanliurfa. Pelaku penembakan, yang identitasnya kemudian terungkap, tewas di lokasi kejadian setelah menembak dirinya sendiri.
Gubernur Sanliurfa, Hasan Sildak, mengonfirmasi insiden tragis ini kepada wartawan, seraya menambahkan bahwa pasukan keamanan khusus segera dikerahkan ke lokasi kejadian di distrik Siverek. Pelaku, yang diidentifikasi sebagai mantan siswa kelahiran tahun 2007, memilih mengakhiri hidupnya saat dirinya dikepung oleh aparat kepolisian yang tiba di lokasi.

Rekaman televisi yang beredar luas menunjukkan pemandangan panik di luar sekolah, dengan deretan ambulans berjejer dan para siswa berhamburan keluar gedung untuk mencari perlindungan. Sildak menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk melakukan penyelidikan menyeluruh guna mengungkap motif di balik aksi brutal ini. Media lokal melaporkan bahwa mayoritas korban luka adalah para siswa yang sedang berada di lingkungan sekolah.
Insiden penembakan di lingkungan sekolah seperti ini tergolong sangat jarang terjadi di Turki, sehingga peristiwa di Sanliurfa ini sontak memicu gelombang kekhawatiran dan duka mendalam di seluruh negeri. Pihak berwenang terus berupaya menenangkan situasi dan memberikan dukungan kepada para korban serta keluarga mereka.

