Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home » Trump Ungkap Strategi Berani Rebut Minyak Iran
Trending Indonesia

Trump Ungkap Strategi Berani Rebut Minyak Iran

GunawatiBy Gunawati27-03-2026 - 03.00Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Trump Ungkap Strategi Berani Rebut Minyak Iran
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Washington, Internationalmedia.co.id – News – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada Jumat (27/3/2026), secara mengejutkan mengungkapkan sebuah opsi strategis yang berpotensi mengguncang geopolitik Timur Tengah: rencana untuk mengambil alih kendali cadangan minyak Iran. Pernyataan ini disampaikan Trump seraya mengklaim keberhasilan serupa dalam penanganan krisis di Venezuela.

Dalam sebuah sesi rapat kabinet, ketika dicecar pertanyaan mengenai kemungkinan intervensi terhadap sektor minyak Iran, Trump dengan tegas menjawab, "Itu adalah sebuah pilihan." Ia kemudian melanjutkan dengan menyoroti apa yang ia sebut sebagai keberhasilan luar biasa pemerintahannya dalam mengelola cadangan minyak Venezuela, pasca penggulingan rezim Nicolas Maduro. Ini mengindikasikan bahwa model intervensi di Venezuela bisa menjadi preseden bagi tindakan serupa terhadap Teheran.

Trump Ungkap Strategi Berani Rebut Minyak Iran
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Pernyataan kontroversial Trump ini muncul di tengah upaya berkelanjutan Washington untuk mencapai kesepakatan damai dengan Iran. Meskipun demikian, upaya tersebut menemui jalan buntu setelah Teheran secara terang-terangan menolak tawaran negosiasi dari Amerika Serikat guna mengakhiri konflik yang berkepanjangan.

Menanggapi penolakan tersebut, menurut laporan AFP, Trump mengeluarkan peringatan keras kepada Iran agar segera serius dalam pembahasan negosiasi damai, menegaskan bahwa waktu terus berjalan "sebelum terlambat." Peringatan ini semakin memperkeruh suasana, mengingat pernyataan Israel baru-baru ini yang mengklaim telah menewaskan seorang komandan angkatan laut Garda Revolusi Iran. Israel menuduh komandan tersebut bertanggung jawab langsung atas gangguan pelayaran di Selat Hormuz sejak pecahnya konflik, sebuah insiden yang semakin meningkatkan tensi di kawasan.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Ribuan Nyawa Melayang di Lebanon Israel Terus Menyerang

27-03-2026 - 03.15

Terkuak Angka Fantastis Pengungsi Iran Lebanon

26-03-2026 - 23.00

Mantan Presiden Venezuela Siap Hadapi Sidang Penentu di New York

26-03-2026 - 21.45

Trump Beri Ultimatum Iran Waktu Habis

26-03-2026 - 21.30

Selat Hormuz Terbuka untuk Malaysia Indonesia Menanti

26-03-2026 - 21.15

Iran Ungkap Syarat Mutlak Akhiri Perang

26-03-2026 - 21.00
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.