Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Iran Balik Serang Trump dengan Kata Ini
Trending Indonesia

Iran Balik Serang Trump dengan Kata Ini

GunawatiBy Gunawati24-03-2026 - 07.30Tidak ada komentar3 Mins Read1 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Iran Balik Serang Trump dengan Kata Ini
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran mencapai puncaknya setelah Presiden Donald Trump mengeluarkan ultimatum keras. Ancaman Trump untuk melumpuhkan infrastruktur energi Teheran jika Selat Hormuz tidak dibuka dalam 48 jam, justru disambut ejekan ikonik dari petinggi militer Iran. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, respons mengejutkan itu datang dalam bentuk frasa khas Trump sendiri: "You’re Fired!"

Menurut laporan AFP pada Minggu (22/3), Trump secara eksplisit menetapkan batas waktu 48 jam bagi Iran untuk memastikan Selat Hormuz terbuka penuh untuk pelayaran internasional. Melalui platform Truth Social, ia memperingatkan, "Jika Iran tidak sepenuhnya membuka, tanpa ancaman, Selat Hormuz, dalam waktu 48 jam dari saat ini, Amerika Serikat akan menyerang dan menghancurkan berbagai pembangkit listrik mereka, dimulai dengan yang terbesar terlebih dahulu!"

Iran Balik Serang Trump dengan Kata Ini
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Penutupan Selat Hormuz oleh Iran, yang diberlakukan sebagai balasan atas konflik yang dilancarkan AS dan Israel sejak 28 Februari, telah memicu kekhawatiran global. Jalur vital ini merupakan arteri utama bagi sekitar 20% pasokan minyak mentah dan gas alam cair dunia. Konsekuensinya, banyak negara terpaksa mencari rute alternatif dan menguras cadangan strategis mereka. Gangguan pasokan dari Teluk ini telah menyebabkan lonjakan harga bahan bakar secara global, memicu ancaman inflasi yang meluas jika situasi berlarut-larut.

Iran sendiri telah menegaskan akan membalas dengan keras jika AS nekat menyerang infrastruktur energinya. Menjelang tenggat waktu ultimatum Trump, juru bicara markas besar pusat Khatam al-Anbiya Iran, Ebrahim Zolfaghari, secara terbuka mengejek mantan presiden AS itu. Dalam sebuah klip video berbahasa Inggris yang dilansir Al Jazeera pada Senin (23/3), Zolfaghari menyatakan, "Hey Trump, YOU’RE FIRED! Anda sudah familiar dengan kalimat ini. Terima kasih atas perhatian Anda pada masalah ini." Frasa "You’re Fired!" sendiri merupakan slogan ikonik yang dipopulerkan Trump saat menjadi pembawa acara televisi The Apprentice, di mana ia menggunakannya untuk mengeliminasi peserta.

Namun, tak lama setelah ejekan tersebut, Trump mengumumkan penundaan serangan militer yang diancamkan. Dilansir CNN pada Senin (23/3), Trump menulis di Truth Social bahwa ia menunda serangan terhadap pembangkit listrik dan infrastruktur energi Iran selama lima hari, menyusul "percakapan yang sangat baik dan produktif" yang terjadi selama akhir pekan. "Saya dengan senang hati melaporkan bahwa Amerika Serikat, dan negara Iran, telah mengadakan, selama dua hari terakhir, percakapan yang sangat baik dan produktif mengenai penyelesaian lengkap dan total atas permusuhan kita di Timur Tengah," tulis Trump. Ia menambahkan, keputusan penundaan ini didasarkan pada "sentuhan dan nada dari percakapan mendalam, rinci, dan konstruktif ini, yang akan berlanjut sepanjang minggu ini," dengan syarat keberhasilan diskusi yang sedang berlangsung.

Pernyataan ini cukup kontras dengan sikap Trump pada Jumat (20/3) sore sebelumnya, di mana ia menegaskan tidak tertarik pada gencatan senjata dengan Iran. "Kita bisa berdialog, tetapi saya tidak ingin melakukan gencatan senjata," ujarnya kala itu.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Iran Ungkap Tujuan Asli Klaim Trump

24-03-2026 - 10.45

Tragedi LaGuardia Terkuak Pilot Kopilot Tewas

24-03-2026 - 10.30

Iran Bantah Keras Klaim AS Selat Hormuz Jadi Kunci

24-03-2026 - 10.15

Ada Apa di Israel China Tarik Warganya Segera

24-03-2026 - 10.00

Yerusalem Berguncang Rudal Iran Hantam Bangunan

24-03-2026 - 07.45

Kim Jong Un Sumpah Tak Akan Ubah Status Nuklir

24-03-2026 - 07.15
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.