Presiden Rusia Vladimir Putin secara resmi menyampaikan ucapan selamat kepada Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un atas terpilihnya kembali sebagai Ketua Komisi Urusan Negara. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, momen penting ini terjadi setelah Kim kembali menduduki posisi tertinggi tersebut dalam sesi pertama Majelis Rakyat Tertinggi yang diselenggarakan pada Minggu (22/3/2026), sebagaimana dikonfirmasi oleh Kantor Berita Pusat Korea Utara (KCNA) dan dilansir Yonhap.
Terpilihnya Kim Jong Un untuk kali ketiga secara berturut-turut ini mengukuhkan posisinya sebagai pucuk pimpinan badan pengarah kebijakan tertinggi Korea Utara, Komisi Urusan Negara, yang dibentuk pada tahun 2016.

Melalui saluran Telegram Kremlin, Presiden Putin secara lugas menyampaikan pesannya, "Kawan Kim Jong Un yang terhormat, terimalah ucapan selamat tulus saya atas terpilihnya kembali Anda sebagai Ketua Urusan Negara Republik Demokratik Rakyat Korea."
Putin melanjutkan dengan menekankan apresiasi Rusia terhadap "kontribusi pribadi" Kim dalam memperkuat ikatan persahabatan dan aliansi antara kedua negara. Ia menegaskan komitmen Moskow untuk melanjutkan "kerja sama erat" guna mengembangkan kemitraan strategis komprehensif. Menurut Putin, langkah ini "tidak diragukan lagi melayani kepentingan mendasar kedua negara kita."
Hubungan antara Rusia dan Korea Utara memang telah menunjukkan penguatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Puncaknya adalah penandatanganan perjanjian pertahanan bersama pada tahun 2024. Selain itu, Pyongyang juga diketahui telah memberikan dukungan militer kepada Moskow dalam konflik yang sedang berlangsung di Ukraina.
Sebagai penguasa generasi ketiga, Kim Jong Un meneruskan dinasti politik yang didirikan oleh kakeknya, Kim Il Sung, pada tahun 1948. Ia mengambil alih kepemimpinan negara bersenjata nuklir tersebut sejak wafatnya sang ayah pada tahun 2011.
Dalam gambar-gambar yang dirilis oleh KCNA, Kim Jong Un terlihat mengenakan setelan jas formal bergaya Barat. Ia duduk di posisi sentral panggung, diapit oleh para pejabat tinggi, dengan latar belakang dua patung kolosal ayahnya, Kim Jong Il, dan kakeknya, Kim Il Sung.
Sebelum sesi ini, sebanyak 687 deputi telah terpilih untuk Majelis Rakyat Tertinggi. Proses pemilihan di Korea Utara memungkinkan warga berusia di atas 17 tahun untuk menyetujui atau menolak satu-satunya kandidat yang diajukan oleh partai berkuasa. KCNA sebelumnya melaporkan bahwa para anggota parlemen baru disetujui dengan dukungan 99,93% suara, sementara 0,07% menentang. Tingkat partisipasi pemilih mencapai angka luar biasa 99,99%.

