Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Trump Salah Hitung Terbesar Perang Iran
Trending Indonesia

Trump Salah Hitung Terbesar Perang Iran

GunawatiBy Gunawati19-03-2026 - 16.45Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Trump Salah Hitung Terbesar Perang Iran
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta – Menteri Luar Negeri Oman, Badr Albusaidi, secara tegas menyatakan bahwa keputusan untuk berperang melawan Iran merupakan kesalahan perhitungan terbesar yang pernah dilakukan oleh pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Penilaian ini muncul dari dampak destabilisasi yang meluas di Timur Tengah, terutama yang melibatkan sekutu dekat AS, Israel. Dilansir dari CNN pada Kamis (19/3/2026), dalam sebuah opini yang diterbitkan di The Economist, diplomat senior Oman ini, yang sebelumnya berperan sebagai mediator dalam pembicaraan antara Washington dan Teheran sebelum konflik meletus, mendesak negara-negara sekutu AS untuk segera bertindak membantu mengakhiri apa yang ia sebut sebagai "perang yang melanggar hukum." Internationalmedia.co.id – News

Albusaidi menggarisbawahi bahwa konflik ini adalah "kesalahan perhitungan terbesar" era Trump, dengan dampak serius yang merembet ke ekonomi global dan stabilitas keamanan regional. Ia menekankan bahwa perdamaian dan kemakmuran relatif yang selama ini dinikmati oleh negara-negara Teluk, termasuk Oman, kini berada di ujung tanduk.

Trump Salah Hitung Terbesar Perang Iran
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Selama beberapa dekade, negara-negara Teluk telah berinvestasi besar dalam pembelian persenjataan dari AS dan menjadi tuan rumah bagi pangkalan militer Amerika, dengan harapan dapat menangkal potensi ancaman dari Iran. Namun, Albusaidi menulis bahwa kini AS tampaknya telah "kehilangan kendali atas kebijakan luar negerinya sendiri," sehingga mengancam keseimbangan yang rapuh tersebut.

"Pertanyaan bagi teman-teman Amerika sangatlah sederhana," tulis Albusaidi. "Apa yang bisa kita lakukan untuk membebaskan negara adidaya itu dari keterlibatan yang tidak diinginkan ini?" Ia melanjutkan dengan menyatakan bahwa para sahabat Amerika memiliki tanggung jawab moral untuk menyampaikan kebenaran, dimulai dengan mengakui bahwa tidak ada pihak, baik Iran maupun AS, yang memperoleh keuntungan dari perang ini. Sebaliknya, kepentingan nasional kedua negara justru terletak pada penghentian permusuhan sesegera mungkin.

Albusaidi juga menyoroti bahwa Israel tampaknya telah "membujuk" AS dengan narasi bahwa perang ini akan mudah dimenangkan. Namun, untuk mencapai tujuan Israel, AS harus mengerahkan pasukan di lapangan dan berkomitmen pada jenis perang abadi yang justru telah dijanjikan Trump untuk diakhiri, menciptakan sebuah ironi yang mendalam dalam kebijakan luar negeri Washington.

(rfs/imk)

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Serangan Iran Berbalik Arah Riyadh Tak Akan Gentar

19-03-2026 - 18.45

Miliarder Pilot Jet Kembali Pimpin Thailand Siapa Dia Sebenarnya

19-03-2026 - 18.30

Putin Berduka Ketegangan Memuncak

19-03-2026 - 18.15

Terungkap Kisah Pilu Kakak Adik di Colorado

19-03-2026 - 18.00

Macron Berupaya Redakan Iran Beri Jawaban Pedas

19-03-2026 - 16.30

Pejabat Tinggi AS Mundur FBI Selidiki Kebocoran Rahasia

19-03-2026 - 16.15
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.