Internationalmedia.co.id – News – Mojtaba Khamenei, yang kini menjabat sebagai pemimpin tertinggi Iran, telah secara tegas menyatakan sumpah balas dendam terhadap Amerika Serikat dan Israel. Deklarasi ini muncul sebagai respons atas banyaknya korban jiwa sejak pecahnya konflik, sebuah isu yang ia sebut sebagai prioritas utama kepemimpinannya.
Melalui siaran televisi pemerintah, Khamenei menegaskan bahwa sebagian kecil dari aksi balasan tersebut memang sudah terlihat, namun ia menekankan bahwa tujuan penuh belum tercapai. "Sampai sepenuhnya tercapai, kasus ini akan tetap menjadi salah satu prioritas kami," ujar Khamenei dalam pernyataan yang dibacakan, seperti dilansir AFP pada Kamis (12/3/2026).

Selain itu, dalam kesempatan yang sama, Mojtaba Khamenei juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada berbagai kelompok bersenjata yang bersekutu dengan Teheran di seluruh kawasan. Ia secara khusus menyebut "Front Perlawanan", yang mencakup kelompok Houthi di Yaman, Hizbullah di Lebanon, serta faksi-faksi sekutu di Irak.
Sebagai informasi penting, Mojtaba Khamenei adalah putra kedua dari mendiang Ali Khamenei, mantan Pemimpin Tertinggi Iran. Kematian Ali Khamenei sendiri terjadi akibat serangan yang dikaitkan dengan Amerika Serikat dan Israel di Teheran pada 28 Februari lalu, sebuah insiden yang kini menjadi pemicu utama sumpah balas dendam dari pemimpin baru tersebut.

