Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Keputusan Iran Picu Kemarahan Trump
Trending Indonesia

Keputusan Iran Picu Kemarahan Trump

GunawatiBy Gunawati10-03-2026 - 21.15Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Keputusan Iran Picu Kemarahan Trump
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Pengangkatan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang baru telah memicu gelombang ketidakpuasan dari Washington. Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara tegas menyatakan penolakannya, menyebut keputusan tersebut sebagai "kesalahan besar" yang dilakukan oleh Teheran. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, pernyataan Trump ini disampaikan kepada media AS, NBC News, seperti dilansir Anadolu Agency pada Selasa (10/3/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Trump tidak menahan diri untuk mengkritik keras langkah Iran. "Saya rasa mereka (Iran) telah melakukan kesalahan besar," ujar Trump. Ia bahkan meragukan keberlanjutan kepemimpinan baru ini, menambahkan, "Saya tidak tahu apakah ini akan bertahan lama. Saya pikir mereka telah melakukan kesalahan."

Keputusan Iran Picu Kemarahan Trump
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Ketidaksenangan Trump bukan kali ini saja diungkapkan. Sebelumnya, ia telah menyatakan kepada New York Post bahwa dirinya "tidak senang" dengan penunjukan Mojtaba. Bahkan, Trump secara kontroversial menegaskan bahwa pemimpin tertinggi Iran yang baru "harus mendapatkan persetujuan dari kita," sebuah pernyataan yang menggarisbawahi klaim otoritas AS dalam urusan internal negara lain.

Otoritas Iran sendiri secara resmi mengumumkan pengangkatan Mojtaba Khamenei pada Minggu (8/3) waktu setempat. Pria berusia 56 tahun itu kini menduduki posisi puncak menggantikan mendiang ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, yang dilaporkan tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada akhir Februari lalu.

Dengan pengangkatannya, Mojtaba tercatat sebagai pemimpin tertinggi ketiga Iran sejak negara Syiah tersebut dilanda revolusi besar pada tahun 1979, menandai babak baru dalam sejarah politik Iran yang kerap bergejolak.

Dalam wawancara terpisah dengan CBS News, Trump memilih untuk tidak berkomentar banyak mengenai sosok Mojtaba. "Saya tidak punya pesan untuknya. Sama sekali tidak," tegas Trump, sembari secara samar-samar menambahkan bahwa ia sebenarnya memiliki kandidat lain dalam benaknya untuk menggantikan Khamenei, namun tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Trump Umumkan Perang Iran Tuntas Lebih Cepat

10-03-2026 - 23.15

Pangkalan AS Israel Diserang Rudal Iran Gelombang Terbaru

10-03-2026 - 23.00

Pukulan Telak AS ke Jantung Rudal Iran

10-03-2026 - 21.45

Panggilan Penting Putin ke Trump Nasib Perang Iran Dipertaruhkan

10-03-2026 - 21.30

Peringatan Misterius Iran untuk Trump

10-03-2026 - 21.00

Rudal Patriot AS Pindah Korsel Tak Berdaya

10-03-2026 - 18.45
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.