Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Pengkhianatan Iran Guncang Teluk
Trending Indonesia

Pengkhianatan Iran Guncang Teluk

GunawatiBy Gunawati10-03-2026 - 10.45Tidak ada komentar2 Mins Read1 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Situasi di Timur Tengah kembali memanas setelah Emir Kuwait, Sheikh Meshal al-Ahmad al-Sabah, melontarkan kecaman keras terhadap serangan Iran yang menewaskan 12 warga negaranya. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, serangan yang diklaim Iran sebagai balasan atas agresi Amerika Serikat dan Israel itu, justru menghantam negara-negara tetangga yang selama ini menjaga netralitas.

Dalam pidato yang disiarkan televisi Kuwait dan dikutip Al Arabiya pada Selasa (10/3/2026), Sheikh Meshal mengungkapkan rasa frustrasinya. Ia menyebut negaranya menjadi target "serangan brutal" dari negara Muslim tetangga yang selama ini dianggap sebagai sahabat. Padahal, Kuwait tidak pernah mengizinkan wilayah darat, udara, maupun pantainya digunakan untuk operasi militer apa pun terhadap Iran, sebuah fakta yang telah berulang kali disampaikan melalui jalur diplomatik. Penguasa Kuwait itu juga secara tegas menyatakan "hak penuh dan melekat Kuwait untuk membela diri", menandai pernyataan publik pertamanya sejak serangan Iran dimulai pada 28 Februari.

Pengkhianatan Iran Guncang Teluk
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Gelombang kecaman serupa juga datang dari Qatar. Perdana Menteri (PM) Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim bin Jaber Al Thani, sebelumnya telah menyuarakan "rasa pengkhianatan yang besar" terhadap kepemimpinan Iran menyusul serangan yang menargetkan negaranya.

Dalam wawancara dengan Sky News yang dilansir Al Jazeera pada Senin (9/3/2026), Sheikh Mohammed mengungkapkan keterkejutannya. "Hanya sekitar satu jam setelah perang dimulai, Qatar dan negara-negara Teluk lainnya langsung menjadi sasaran serangan," ujarnya. Ia menekankan bahwa serangan itu terjadi meskipun banyak negara di kawasan telah menyatakan tidak akan terlibat dalam konflik melawan Iran, dan bahkan di tengah upaya diplomatik bersama untuk mencari resolusi damai.

Sheikh Mohammed menegaskan bahwa "kesalahan perhitungan Iran dalam menyerang negara-negara Teluk telah menghancurkan segalanya." Qatar, lanjutnya, sepenuhnya menolak segala pembenaran atau dalih yang digunakan untuk eskalasi ini. Lebih lanjut, ia menyatakan keheranannya atas berlanjutnya serangan Iran, terutama setelah Presiden Masoud Pezeshkian sendiri telah meminta maaf dan menjamin bahwa negara-negara Teluk tidak akan lagi menjadi target selama mereka tidak menyerang Iran.

Insiden ini semakin memperkeruh situasi geopolitik di Timur Tengah, menyoroti kerentanan hubungan antarnegara di tengah konflik yang lebih luas, dan memunculkan pertanyaan serius tentang komitmen Iran terhadap stabilitas regional.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Iran Bongkar Rahasia Serangan AS

10-03-2026 - 12.45

Iran Tegaskan Kitalah Penentu Akhir Perang

10-03-2026 - 12.30

Timur Tengah Memanas Saudi Diserang Bertubi

10-03-2026 - 12.15

Macron Bongkar Fakta Mengejutkan Soal Iran

10-03-2026 - 12.00

Trump Kirim Ancaman Mengerikan Iran Akan Hancur Lebur

10-03-2026 - 10.30

Israel Membalas Rudal Iran Langsung

10-03-2026 - 10.15
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.