Internationalmedia.co.id – News melaporkan sebuah fenomena politik mengejutkan dari Nepal. Seorang rapper karismatik bernama Balendra Shah berhasil mencetak sejarah dengan terpilih sebagai Wali Kota, menumbangkan seorang politisi kawakan sekaligus mantan Perdana Menteri, KP Sharma Oli. Kemenangan tak terduga ini diumumkan pada Sabtu (7/3/2026), menggemparkan lanskap politik negara Himalaya tersebut.
Dilansir dari kantor berita AFP, momen pengumuman kemenangan Balendra Shah di daerah pemilihan parlemen Jhapa-5 disambut dengan senyum lebar dan acungan tanda ‘V’ sebagai simbol kemenangan. Pejabat Komisi Pemilihan Umum Nepal secara resmi mengonfirmasi dominasi Shah, yang berhasil meraup 68.348 suara. Angka ini jauh melampaui perolehan suara KP Sharma Oli yang hanya mencapai 18.734, menunjukkan selisih yang sangat signifikan dan tak terbantahkan. Meski demikian, Shah memilih untuk tidak memberikan pernyataan langsung setelah pengumuman tersebut.

Kemenangan Shah ini tidak bisa dilepaskan dari gejolak politik yang melanda Nepal pada akhir tahun lalu. Negara itu sempat diwarnai krisis politik mendalam yang dipicu oleh gelombang demonstrasi besar-besaran, terutama yang digerakkan oleh generasi Z (Gen Z). Protes tersebut meluas hingga berujung pada kericuhan berdarah, di mana massa yang marah membakar gedung-gedung pemerintahan, menyerang rumah-rumah politikus, bahkan melukai sejumlah menteri.
Insiden-insiden tersebut dilaporkan menewaskan puluhan orang dan secara langsung memaksa Perdana Menteri saat itu, KP Sharma Oli, untuk mengundurkan diri dari jabatannya. Situasi ini kemudian membuka jalan bagi terpilihnya Sushila Karki sebagai perdana menteri, yang kala itu dianggap sebagai pilihan representatif dari aspirasi Gen Z.
Kemenangan seorang rapper seperti Balendra Shah di tengah latar belakang politik yang bergejolak ini mengindikasikan adanya pergeseran preferensi pemilih dan mungkin menjadi sinyal kuat bagi elite politik tradisional di Nepal untuk beradaptasi dengan tuntutan perubahan yang disuarakan oleh generasi muda.

