Sebuah klaim mengejutkan datang dari militer Israel. Mereka menyatakan telah berhasil menghancurkan sebuah bunker bawah tanah di jantung Teheran, Iran. Bunker tersebut, menurut pernyataan Israel, adalah fasilitas yang disiapkan khusus untuk pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, sebagai pusat komando strategis dalam menghadapi potensi konflik dengan pasukan Israel dan Amerika Serikat. Internationalmedia.co.id – News melaporkan bahwa serangan ini mengungkap detail penting mengenai infrastruktur pertahanan Iran.
Fasilitas militer bawah tanah ini, yang tersembunyi di bawah kompleks kepemimpinan rezim di pusat ibu kota Iran, dirancang untuk berfungsi sebagai pusat komando darurat yang aman bagi Khamenei. Tujuannya adalah untuk memungkinkan sang pemimpin mengendalikan operasi militer secara efektif di tengah situasi krisis.

Militer Israel lebih lanjut mengungkapkan bahwa bunker ini sempat digunakan oleh Khamenei selama perang 12 hari antara Israel dan Iran pada pertengahan tahun 2025. Namun, takdir berkata lain. Khamenei dilaporkan tewas sebelum sempat memanfaatkan sepenuhnya bunker tersebut selama operasi yang mereka sebut ‘Roaring Lion’. Meskipun demikian, kompleks bawah tanah itu disebut terus dimanfaatkan oleh sejumlah pejabat senior rezim Iran setelah kematiannya.
Serangan masif terhadap jaringan bawah tanah yang membentang di beberapa jalan utama Teheran ini melibatkan sekitar 50 jet tempur Israel. Operasi ini menunjukkan skala dan intensitas upaya Israel untuk melumpuhkan infrastruktur strategis Iran.
Ayatollah Ali Khamenei sendiri dilaporkan meninggal dunia di kompleks kepemimpinannya pada Sabtu, 28 Februari, bertepatan dengan hari pertama serangan gabungan AS-Israel yang memicu eskalasi perang di Timur Tengah. Pentagon kemudian mengkonfirmasi bahwa serangan Israel adalah penyebab kematiannya, sementara mantan Presiden AS Donald Trump mengklaim bahwa intelijen Amerika Serikat turut berperan dalam keberhasilan operasi tersebut.
Hingga saat ini, jasad Khamenei belum dimakamkan. Prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran tersebut dijadwalkan akan dilaksanakan di kota suci Masshad.

