Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Kuwait Terjebak Konflik Paling Parah di Teluk Puluhan Tentara Terluka
Trending Indonesia

Kuwait Terjebak Konflik Paling Parah di Teluk Puluhan Tentara Terluka

GunawatiBy Gunawati06-03-2026 - 18.00Tidak ada komentar2 Mins Read2 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Kuwait Terjebak Konflik Paling Parah di Teluk Puluhan Tentara Terluka
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Situasi di Timur Tengah semakin memanas, dengan kabar mengejutkan datang dari Kuwait. Sebanyak 67 personel militer Kuwait dilaporkan mengalami luka-luka sejak dimulainya serangan balasan Iran yang menargetkan kepentingan Amerika Serikat dan Iran. Internationalmedia.co.id – News mencatat, angka ini menjadi yang tertinggi di antara militer negara-negara Teluk sejauh ini, menandakan eskalasi konflik yang signifikan di kawasan tersebut.

Pernyataan resmi disampaikan oleh Kolonel Saud Al-Atwan, juru bicara Kementerian Pertahanan Kuwait, pada Jumat (6/3/2026). "Enam puluh tujuh personel militer Kuwait telah terluka sejak awal serangan," ujarnya, seperti dikutip oleh berbagai kantor berita. Namun, Al-Atwan tidak memberikan rincian spesifik mengenai lokasi di mana para tentara tersebut terluka, meninggalkan pertanyaan besar terkait insiden ini.

Kuwait Terjebak Konflik Paling Parah di Teluk Puluhan Tentara Terluka
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Selain korban luka, Kuwait juga menghadapi ancaman serius dari udara. Sejak Sabtu (28/2) lalu, juru bicara tersebut menambahkan bahwa militer Kuwait telah berhasil mengidentifikasi dan "menangani" sebanyak 212 rudal balistik dan 394 drone. Angka ini menunjukkan intensitas serangan yang luar biasa dan upaya pertahanan yang ketat dari pihak Kuwait.

Tragedi ini tidak hanya berhenti pada korban luka. Kuwait juga mencatat jumlah korban tewas tertinggi di kawasan Teluk, dengan delapan dari total 13 korban meninggal dunia di negara kecil tersebut. Korban tewas ini meliputi empat anggota militer Amerika Serikat, dua personel militer Kuwait, serta dua warga sipil. Sementara itu, Washington secara terpisah mengonfirmasi bahwa total enam anggota militernya telah gugur dalam konflik yang sedang berlangsung.

Kehadiran militer Amerika Serikat di Kuwait bukanlah hal baru. Washington diketahui telah memiliki pangkalan militer yang signifikan di negara Teluk tersebut sejak membantu Kuwait menghadapi invasi Irak pada tahun 1990. Sejak saat itu, Kuwait menjadi salah satu sekutu strategis AS di kawasan yang bergejolak.

Beberapa pangkalan militer AS vital beroperasi di Kuwait. Di antaranya adalah Camp Arifjan, yang berfungsi sebagai markas besar terdepan untuk unit Angkatan Darat AS dari Komando Pusat Timur Tengah (CENTCOM), serta menjadi lokasi penyimpanan persediaan peralatan dan perlengkapan militer. Selain itu, Pangkalan Udara Ali al-Salem menampung Sayap Ekspedisi Udara ke-386, yang digambarkan oleh militer sebagai "pusat pengangkutan udara utama dan gerbang untuk mengirimkan kekuatan tempur ke pasukan gabungan dan koalisi" di wilayah tersebut. Amerika Serikat juga menempatkan drone canggih, termasuk MQ-9 Reaper, yang berbasis di Kuwait, menegaskan peran strategis negara ini dalam operasi militer AS di Timur Tengah.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Kematian Ali Larijani Mengguncang Timur Tengah

19-03-2026 - 07.00

Idul Fitri Jumat Keputusan Resmi

19-03-2026 - 03.15

Israel Umumkan Perburuan Tanpa Henti

19-03-2026 - 03.00

Israel Akui Bunuh Menteri Intelijen Iran Dunia Menanti Reaksi

18-03-2026 - 18.30

Iran Geger Penangkapan Besar Besaran

18-03-2026 - 18.00

Beirut Berdarah Dini Hari

18-03-2026 - 16.45
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.