Internationalmedia.co.id – News – Kota metropolitan Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), diguncang serangkaian insiden serius akhir pekan lalu, tepatnya Sabtu (28/2) hingga Minggu (1/3/2025), menyusul serangan balasan yang dilancarkan Iran terhadap negara-negara kawasan Arab yang menampung pasukan Amerika Serikat (AS). Berdasarkan laporan dari Gulf News, ABC Australia, serta pernyataan resmi dari Dubai Media Office, otoritas UEA berhasil mencegah sejumlah drone yang berasal dari Iran, namun puing-puing dari pencegatan tersebut dilaporkan memicu kerusakan signifikan di beberapa titik vital di kota tersebut.
Otoritas Uni Emirat Arab (UEA) mengonfirmasi keberhasilan mereka dalam mencegah serangkaian drone yang diluncurkan dari Iran. Namun, puing-puing dari pencegatan tersebut dilaporkan memicu kerusakan signifikan di beberapa titik vital di kota metropolitan tersebut, menyebabkan kepanikan dan respons darurat besar-besaran.

Bandara Internasional Dubai Terdampak
Salah satu lokasi strategis yang tidak luput dari dampak insiden ini adalah Bandara Internasional Dubai (DXB). Kantor Media Dubai melalui platform X mengonfirmasi bahwa sebuah ruang tunggu di Bandara Internasional Dubai (DXB) mengalami kerusakan ringan. Insiden ini menyebabkan empat staf bandara dilaporkan mengalami cedera dan segera mendapatkan penanganan medis. Sebagai langkah antisipasi dan bagian dari rencana darurat yang telah disiapkan, sebagian besar terminal bandara telah dikosongkan dari penumpang untuk memastikan keamanan. Informasi lebih lanjut akan terus diperbarui seiring tersedianya data.
Kebakaran di Hotel Mewah Burj Al Arab
Puing-puing dari pencegatan drone juga memicu insiden di salah satu ikon Dubai, hotel mewah Burj Al Arab. Pihak berwenang mengonfirmasi bahwa setelah sebuah drone dicegat, puing-puingnya menyebabkan kebakaran kecil di fasad luar hotel ikonik tersebut. Tim Pertahanan Sipil segera bertindak dan berhasil memadamkan api. Beruntungnya, tidak ada laporan korban luka dalam insiden yang menarik perhatian global ini.
Pelabuhan Jebel Ali Dilalap Api
Dampak serupa juga terjadi di Pelabuhan Jebel Ali, salah satu pelabuhan tersibuk di dunia. Otoritas Dubai melalui Kantor Media mengonfirmasi bahwa puing-puing dari pencegatan udara menyebabkan kebakaran di salah satu dermaga. Tim Pertahanan Sipil Dubai segera merespons dan terus berupaya untuk memadamkan api sepenuhnya. Seperti insiden di Burj Al Arab, tidak ada laporan korban luka yang tercatat di Pelabuhan Jebel Ali.
Insiden di Palm Jumeirah, Empat Terluka
Area Palm Jumeirah, yang dikenal dengan properti mewahnya, juga menjadi lokasi insiden. Otoritas Dubai mengonfirmasi adanya kejadian di sebuah gedung di area tersebut. Tim tanggap darurat segera dikerahkan dan lokasi telah diamankan. Duncan O’Rourke, Bos Accor untuk Timur Tengah, Afrika, dan Asia Pasifik, mengonfirmasi bahwa insiden tersebut terjadi di Fairmont The Palm, di mana puing-puing dilaporkan jatuh di area parkir terdekat. Empat orang yang berada di area parkir saat kejadian mengalami cedera dan telah dilarikan ke fasilitas medis untuk mendapatkan perawatan.
Serangkaian insiden ini menunjukkan dampak serius dari serangan balasan Iran, meskipun otoritas UEA berhasil meminimalisir korban jiwa berkat kesigapan tim tanggap darurat. Upaya pemulihan dan investigasi lebih lanjut terus dilakukan untuk memastikan keamanan dan stabilitas di Dubai.

