Internationalmedia.co.id – News – Suasana pidato kenegaraan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Kongres mendadak memanas. Dua legislator muslim dari Partai Demokrat, Ilhan Omar dan Rashida Tlaib, meneriakkan kritik keras terkait tindakan Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai (ICE), memicu amarah besar Trump yang kemudian diluapkan di media sosial. Insiden ini mencerminkan ketegangan politik yang mendalam di AS.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa malam waktu setempat, saat Trump menyampaikan pidatonya di hadapan Kongres. Omar dan Tlaib secara vokal mengecam Trump, khususnya mengenai kematian warga AS di tangan petugas ICE. "Anda telah membunuh warga Amerika!" teriak Omar, menyoroti isu sensitif yang kerap menjadi perdebatan publik.

Menanggapi teriakan tersebut, Trump tidak tinggal diam. Melalui platform Truth Social miliknya, ia melancarkan serangkaian unggahan penuh kemarahan pada Kamis (26/2/2026), menyebut kedua anggota DPR itu "ber-IQ rendah" dan menyarankan mereka "harus dirawat di rumah sakit jiwa." Trump menggambarkan mereka dengan "mata melotot dan merah seperti orang gila, sakit jiwa dan tidak waras" saat berteriak.
Lebih lanjut, Trump menuliskan, "Ketika orang dapat berperilaku seperti itu, dan mengetahui bahwa mereka adalah Politisi yang Curang dan Korup, sangat buruk bagi Negara kita, kita harus mengirim mereka kembali ke tempat asal mereka – secepat mungkin." Ia menambahkan, "Mereka hanya bisa merusak Amerika Serikat, mereka tidak dapat melakukan apa pun untuk membantunya," seperti dilansir NBC News.
Penting untuk dicatat, Ilhan Omar, seorang Muslim kelahiran Somalia, telah menjadi warga negara AS secara sah selama hampir 30 tahun. Sementara Rashida Tlaib adalah warga Palestina-Amerika yang lahir di Detroit, Michigan. Keduanya sama sekali tidak memenuhi syarat untuk dideportasi, sebuah fakta yang kontras dengan seruan Trump untuk "mengirim mereka kembali."
Tidak hanya kedua legislator, Trump juga menyeret aktor peraih penghargaan Academy Award, Robert De Niro, dalam kritik pedasnya. De Niro sebelumnya berbicara kritis tentang Trump dan pemerintahannya pada acara "State of the Swamp" yang diselenggarakan Partai Demokrat di Washington pada Selasa malam. Trump menyebut De Niro "gila, orang sakit jiwa dan pikun lainnya yang saya yakin, memiliki IQ sangat rendah, yang sama sekali tidak tahu apa yang dia lakukan atau katakan – beberapa di antaranya sangat KRIMINAL!" Insiden ini semakin memperkeruh suasana politik AS yang memang sudah terbelah.

