Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home » Gadis Belasan Tahun Jadi Otak Rudal Korut
Trending Indonesia

Gadis Belasan Tahun Jadi Otak Rudal Korut

GunawatiBy Gunawati26-02-2026 - 21.30Tidak ada komentar3 Mins Read1 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Gadis Belasan Tahun Jadi Otak Rudal Korut
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id – News – Sebuah kabar mengejutkan datang dari Korea Utara. Posisi strategis sebagai ‘direktur jenderal rudal’ di negara tertutup itu kini disebut-sebut dipegang oleh seorang remaja putri. Bukan sembarang remaja, ia adalah Kim Ju Ae, putri tunggal Pemimpin Tertinggi Kim Jong Un, yang baru berusia 13 tahun.

Penilaian ini datang dari intelijen Korea Selatan (Korsel) yang mengamati pergerakan Kim Ju Ae. Menurut laporan Chosun Daily, media Korsel yang mengutip sumber pemerintah tingkat tinggi, badan intelijen Korsel telah menerima informasi bahwa putri Kim Jong Un itu telah diangkat ke posisi tersebut. Meskipun secara formal Jang Chang-ha masih tercatat sebagai direktur administrasi rudal, intelijen Korsel mengindikasikan bahwa Ju Ae kini secara aktif menerima pengarahan dari para jenderal militer dan bahkan mengeluarkan perintah-perintah penting.

Gadis Belasan Tahun Jadi Otak Rudal Korut
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Kehadiran Kim Ju Ae di mata publik pertama kali dikonfirmasi oleh media pemerintah Korea Utara pada November 2022. Saat itu, ia hanya disebut sebagai ‘anak kesayangan’ ketika mendampingi ayahnya dalam peluncuran rudal balistik antarbenua Hwasong-17. Nama resminya belum pernah diumumkan oleh Pyongyang, namun sejak kemunculan perdananya, spekulasi mengenai dirinya sebagai calon penerus Kim Jong Un semakin menguat.

Kim Jong Un terlihat sering membawa putrinya ini ke berbagai acara kenegaraan yang sangat penting. Mulai dari memantau peluncuran rudal balistik antarbenua, inspeksi fasilitas senjata, hingga menghadiri kongres partai. Salah satu momen krusial adalah kunjungannya ke Istana Matahari Kumsusan, mausoleum bagi para pemimpin terdahulu, bersama orang tuanya dan sejumlah pejabat tinggi. Kehadiran Ju Ae dalam momen-momen sakral ini semakin mempertegas sinyal bahwa ia dipersiapkan untuk melanjutkan rezim yang berlandaskan ‘garis keturunan Paektu’.

Baru-baru ini, Kim Ju Ae juga mendampingi ayahnya dalam peresmian distrik perumahan baru di Pyongyang. Perumahan ini didedikasikan untuk keluarga tentara yang gugur saat bertempur bersama pasukan Rusia di Ukraina. Menurut laporan NBC News, Kim Jong Un dan putrinya terlihat berjalan di Jalan Saeppyol yang baru dan mengunjungi rumah-rumah keluarga tentara. Dalam pidatonya, Kim Jong Un menegaskan bahwa distrik ini melambangkan ‘semangat dan pengorbanan para prajurit’ dan berharap dapat memberikan ‘sedikit penghiburan’ bagi keluarga yang berduka. Kehadiran Ju Ae dalam acara yang sarat makna nasionalisme ini kian mengukuhkan posisinya.

Isyarat mengenai Ju Ae sebagai penerus tak hanya datang dari pengamatan publik. Anggota parlemen Korea Selatan, Lee Seong-kweun, setelah mendapatkan pengarahan dari Badan Intelijen Nasional (NIS), menyatakan bahwa NIS secara gamblang menilai Ju Ae kini ‘ditunjuk sebagai penerus’. Indikator utamanya adalah frekuensi kemunculan Ju Ae dalam agenda resmi kenegaraan dan keterlibatannya yang mulai terlihat dalam diskusi kebijakan pemerintah.

Sosok Kim Ju Ae, putri dari Kim Jong Un dan Ri Sol Ju, kini tak lagi disebut tanpa nama oleh media pemerintah Korea Utara. Ia kerap digambarkan sebagai ‘yang dicintai’, ‘yang dihormati’, atau bahkan ‘tokoh besar yang membimbing’. Penampilannya yang seringkali berambut panjang, padahal dilarang bagi anak seusianya, serta mengenakan busana rancangan desainer yang mewah, kontras dengan kondisi mayoritas rakyat Korut. Kemunculannya yang terus-menerus ini juga diyakini sebagai strategi untuk melunakkan citra Kim Jong Un yang selama ini dikenal sebagai pemimpin diktator yang kejam.

Dengan segala indikasi ini, masa depan kepemimpinan Korea Utara tampaknya semakin jelas mengarah pada Kim Ju Ae. Peran aktifnya, meski masih belia, dalam urusan militer dan kenegaraan menjadi sorotan dunia, menandakan sebuah babak baru dalam dinasti Kim yang telah berkuasa selama beberapa dekade.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Rahasia Epstein Panggil Clinton ke Kongres

26-02-2026 - 23.30

420 Drone 39 Rudal Hantam Ukraina Ini Dampaknya

26-02-2026 - 18.30

Kim Jong Un Ungkap Ambisi Nuklir Mengejutkan

26-02-2026 - 18.15

Dunia Bergetar Trump Murka Rusia Menyerang Iran Bersumpah

26-02-2026 - 18.00

Mengejutkan FBI Pecat Agen Terkait Dokumen Trump

26-02-2026 - 16.30

Presiden AS Meledak Murka di Medsos

26-02-2026 - 16.15
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.