Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home » Trump Angkat Bicara Penangkapan Pangeran Andrew Memalukan
Trending Indonesia

Trump Angkat Bicara Penangkapan Pangeran Andrew Memalukan

GunawatiBy Gunawati20-02-2026 - 07.00Tidak ada komentar2 Mins Read2 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Trump Angkat Bicara Penangkapan Pangeran Andrew Memalukan
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta – Dunia politik dan kerajaan kembali dihebohkan setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara terbuka mengomentari penangkapan mantan Pangeran Inggris, Andrew. Trump dengan tegas menyebut insiden ini sebagai sebuah "aib". Internationalmedia.co.id – News melaporkan, pernyataan mengejutkan ini disampaikan Trump menyusul kabar penahanan Pangeran Andrew oleh kepolisian Inggris.

Berbicara kepada awak media di pesawat kepresidenan Air Force One, Trump tidak menyembunyikan kekecewaannya. "Saya pikir ini memalukan," ungkap Trump, seperti dikutip dari laporan AFP. Ia melanjutkan dengan nada prihatin, menilai situasi ini "sangat menyedihkan" dan berpotensi membawa dampak yang sangat buruk bagi citra serta stabilitas keluarga kerajaan Inggris. "Ini sangat, sangat menyedihkan," tegasnya lagi, menggarisbawahi keseriusan pandangannya.

Trump Angkat Bicara Penangkapan Pangeran Andrew Memalukan
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Penangkapan Pangeran Andrew sendiri terjadi pada Kamis (19/2) waktu setempat. Pangeran yang kini dikenal sebagai Andrew Mountbatten-Windsor tersebut ditahan di kediamannya yang berlokasi di area Norfolk, wilayah timur Inggris. Insiden ini sontak menjadi pusat perhatian media dan publik global.

Kepolisian Inggris, dalam pernyataan resminya yang dilansir oleh BBC dan AFP, mengonfirmasi penahanan seorang pria berusia 60-an tahun dari Norfolk. Meskipun nama Pangeran Andrew tidak disebut secara eksplisit, deskripsi tersebut jelas merujuk padanya. Penangkapan ini dilakukan terkait dugaan "pelanggaran dalam jabatan publik" saat ia masih aktif menjabat sebagai utusan perdagangan Inggris. "Sebagai bagian dari penyelidikan, hari ini (19/2) kami telah menangkap seorang pria berusia 60-an tahun dari Norfolk atas dugaan pelanggaran dalam jabatan publik," jelas Kepolisian Thames Valley.

Pria yang ditangkap tersebut saat ini masih berada dalam penahanan pihak kepolisian. Sesuai dengan pedoman nasional, pihak berwenang menegaskan tidak akan merilis nama tersangka secara publik. Selain proses penangkapan, kepolisian juga telah melakukan serangkaian penggeledahan di beberapa lokasi yang diduga memiliki kaitan erat dengan Pangeran Andrew, menandakan bahwa penyelidikan kasus ini sedang berjalan intensif.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Rudal Iran Hantam Israel Puluhan Terluka Fasilitas Nuklir Jadi Sorotan

22-03-2026 - 07.30

Teror Rudal Iran Picu Amarah Israel

22-03-2026 - 07.15

Geger Netanyahu Samakan Yesus dengan Genghis Khan

22-03-2026 - 07.00

Rahasia Jalur Aman Selat Hormuz Terungkap

22-03-2026 - 03.00

Idulfitri Iran di Tengah Badai Perang

21-03-2026 - 23.30

Iran Terpukul Israel Hantam Jantung Rudal Balistik

21-03-2026 - 23.00
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.