Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home » Sosok Diplomat Prancis Terungkap di Skandal Epstein
Trending Indonesia

Sosok Diplomat Prancis Terungkap di Skandal Epstein

GunawatiBy Gunawati11-02-2026 - 18.45Tidak ada komentar2 Mins Read2 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Sosok Diplomat Prancis Terungkap di Skandal Epstein
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id – News – Otoritas Prancis mengambil langkah serius dengan meluncurkan penyelidikan terhadap seorang diplomat senior, Fabrice Aidan, yang namanya berulang kali disebut dalam dokumen Jeffrey Epstein. Kasus Epstein, yang menggemparkan dunia dengan kejahatan seks anak, kini menyeret pejabat Prancis tersebut. Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Noel Barrot, pada Rabu (11/2) mengonfirmasi bahwa ia telah meminta penyelidikan internal dan meneruskan tuduhan ini kepada jaksa penuntut umum.

Barrot menyatakan "sangat terkejut" atas informasi ini. Ia menjelaskan bahwa Aidan adalah seorang "sekretaris utama urusan luar negeri yang sedang cuti karena alasan pribadi" dan diketahui memegang beberapa posisi di sektor swasta.

Sosok Diplomat Prancis Terungkap di Skandal Epstein
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Meskipun kemunculan nama dalam dokumen Epstein tidak serta-merta mengindikasikan pelanggaran hukum, laporan media Prancis mengungkap bahwa Aidan menjalin korespondensi email dengan Epstein selama periode 2010 hingga 2017.

Situs investigatif Mediapart, pada Selasa (10/2), melaporkan tuduhan yang lebih serius. Biro Investigasi Federal AS (FBI) disebut-sebut pernah menandai Aidan karena aktivitasnya yang mengarah pada konsultasi situs web pelecehan seksual anak. Kejadian ini diduga berlangsung saat ia bertugas di markas besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York antara tahun 2006 hingga 2013, memicu penyelidikan internal PBB dan berujung pada pengunduran dirinya. Saat itu, Aidan menjabat sebagai penasihat bagi Terj Rod-Larsen, mantan diplomat senior Norwegia yang juga tengah diselidiki atas hubungannya dengan Epstein.

Laporan Mediapart juga mengklaim bahwa Aidan pernah mengirimkan sejumlah dokumen dan laporan PBB kepada Epstein. Hingga saat ini, Aidan belum dapat dihubungi untuk dimintai komentar. Terpantau pada Rabu (11/2) pagi, profil profesionalnya di situs LinkedIn tampaknya telah dihapus.

Setelah masa tugasnya di PBB New York, Aidan sempat bekerja untuk badan kebudayaan PBB, UNESCO. Terakhir, ia menjabat di grup perusahaan energi Engie. Menanggapi informasi yang beredar, Engie mengonfirmasi telah memberhentikan Fabrice Aidan dari tugasnya. "Mengingat informasi yang disampaikan kepada kami dan dilaporkan di media tertentu, yang berkaitan dengan periode sebelum dia bergabung dengan grup tersebut, Engie telah memutuskan untuk memberhentikan Fabrice Aidan dari tugasnya," jelas perwakilan perusahaan kepada internationalmedia.co.id.

Dampak dari dirilisnya dokumen Epstein oleh Departemen Kehakiman AS juga dirasakan oleh tokoh lain di Prancis. Mantan menteri Prancis, Jack Lang, baru-baru ini mengundurkan diri dari jabatannya sebagai kepala Institut Dunia Arab. Meskipun ia membantah keras melakukan pelanggaran hukum, Lang mengaku "terkejut" namanya muncul dalam anggaran dasar perusahaan lepas pantai yang didirikan Epstein pada tahun 2016. Skandal Epstein terus mengungkap jaringan luas individu berpengaruh yang terkait dengan kejahatan keji ini, dan penyelidikan di Prancis ini menjadi babak baru dalam upaya mengungkap kebenaran.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

PBB Timur Tengah di Luar Kendali Dunia Terancam Krisis

25-03-2026 - 23.00

Teriakan Stop Sebelum Insiden Maut New York

25-03-2026 - 21.45

Iran Tolak Mentah Tawaran Damai AS Begini Alasannya

25-03-2026 - 21.30

Pangkalan Militer Irak Kembali Berdarah

25-03-2026 - 21.15

Perang Meluas Lebanon Terjebak Neraka

25-03-2026 - 21.00

PM Spanyol Perang Timur Tengah Jauh Lebih Parah dari Irak

25-03-2026 - 18.45
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.