Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home » Indonesia Siap ke Gaza Dunia Menanti
Trending Indonesia

Indonesia Siap ke Gaza Dunia Menanti

GunawatiBy Gunawati11-02-2026 - 16.45Tidak ada komentar3 Mins Read3 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Indonesia Siap ke Gaza Dunia Menanti
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta – Indonesia menjadi sorotan utama media-media global setelah secara konkret menunjukkan kesiapannya untuk mengerahkan pasukan ke Jalur Gaza. Langkah ini menempatkan Indonesia sebagai negara pertama yang secara aktif berkontribusi pada rencana pembentukan pasukan keamanan internasional di wilayah konflik tersebut, menyusul kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, persiapan Indonesia ini tidak hanya menarik perhatian media internasional, tetapi juga menjadi topik hangat di kalangan media lokal Israel.

Kesiapan pengerahan pasukan TNI ini diulas secara mendalam oleh setidaknya tiga media berbahasa Inggris terkemuka di Israel. The Jerusalem Post, misalnya, menerbitkan artikel berjudul "Indonesia to be first peacekeeping contributor to Gaza’s International Stabilization Force," mengutip laporan dari KAN News, media terkemuka Israel yang pertama kali memberitakan persiapan ini. Laporan tersebut menegaskan bahwa Indonesia akan menjadi kontributor pertama bagi Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) yang bertugas menjaga perdamaian di Gaza selama fase kedua gencatan senjata yang diusulkan pemerintahan Trump.

Indonesia Siap ke Gaza Dunia Menanti
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Senada, Ynetnews juga mengangkat berita ini dengan judul "Indonesia prepares up to 8,000 troops for possible Gaza mission, first state to signal participation." Artikel tersebut menyoroti bahwa empat bulan setelah kesepakatan pembentukan pasukan multinasional di Gaza, Indonesia menjadi negara pertama yang secara resmi menyatakan kesiapan pengiriman pasukannya untuk misi perdamaian. The Jerusalem Post bahkan secara eksplisit menyebutkan, "Selain Indonesia, belum ada negara lain yang beralih dari komitmen umum kepada kesiapan konkret untuk mengerahkan pasukan."

Media-media Inggris pun tak ketinggalan memberitakan langkah strategis Indonesia ini. The Times of Israel melaporkan dalam artikelnya "Indonesia says up to 8,000 troops being prepared for possible Gaza deployment," mengutip Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Maruli Simanjuntak. Maruli menyatakan bahwa Indonesia sedang menyiapkan antara 5.000 hingga 8.000 tentara untuk potensi pengerahan di Gaza, sesuai rencana perdamaian Presiden AS Donald Trump, setelah rapat keamanan dengan Presiden Indonesia Prabowo Subianto di Jakarta.

The Guardian, dengan judul "Indonesia prepares to send up to 8,000 troops to Gaza as part of Trump plan," serta BBC melalui ulasan "Indonesia preparing to deploy up to 8,000 soldiers to Gaza," turut menggarisbawahi kesiapan Indonesia. BBC menambahkan bahwa pelatihan untuk para tentara telah dimulai, dengan fokus pada peran medis dan teknik di Gaza, menjadikannya negara pertama yang bertindak konkret dalam fase kedua perjanjian gencatan senjata yang dimediasi AS.

Kantor berita terkemuka Reuters juga melaporkan hal ini dalam artikel berjudul "Indonesia says proposed Gaza peacekeeping force could total 20,000 troops." Reuters mengutip Mensesneg Prasetyo Hadi yang menyatakan bahwa meskipun jumlah pasti pasukan belum dibahas, Indonesia memperkirakan dapat menawarkan hingga 8.000 personel. "Kami hanya mempersiapkan diri jika kesepakatan tercapai dan kami harus mengirimkan pasukan penjaga perdamaian," tegas Prasetyo Hadi, menunjukkan sifat kondisional dari pengerahan tersebut. Juru bicara Kementerian Pertahanan Indonesia, Rico Ricardo Sirat, membantah laporan media Israel mengenai lokasi pengerahan spesifik di Rafah dan Khan Younis, menekankan bahwa "Masalah operasional (lokasi pengerahan, jumlah personel, jadwal, mekanisme) belum final dan akan diumumkan setelah keputusan resmi dibuat dan mandat internasional yang diperlukan telah diklarifikasi."

Selain itu, The Palestine Chronicle (berbasis di Uni Eropa), New Arab (Inggris), dan Channel News Asia (Singapura) juga mengulas persiapan Indonesia ini. Channel News Asia, mengutip kantor berita Antara, menegaskan kembali bahwa Indonesia bersiap mengirimkan hingga 8.000 tentara ke Gaza untuk mendukung Dewan Perdamaian Presiden Amerika Serikat Donald Trump, menjadikannya negara pertama yang secara terbuka berkomitmen untuk misi perdamaian semacam itu.

Dengan kesiapan yang begitu nyata dan sorotan global yang intens, Indonesia kini berada di garis depan upaya internasional untuk stabilisasi Gaza, menanti mandat resmi untuk mewujudkan komitmen perdamaiannya.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Janji Kim Jong Un Mengguncang Dunia

25-03-2026 - 23.15

PBB Timur Tengah di Luar Kendali Dunia Terancam Krisis

25-03-2026 - 23.00

Teriakan Stop Sebelum Insiden Maut New York

25-03-2026 - 21.45

Iran Tolak Mentah Tawaran Damai AS Begini Alasannya

25-03-2026 - 21.30

Pangkalan Militer Irak Kembali Berdarah

25-03-2026 - 21.15

Perang Meluas Lebanon Terjebak Neraka

25-03-2026 - 21.00
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.