Internationalmedia.co.id – News, Kyiv – Sebuah serangan udara yang dilancarkan pasukan Rusia di wilayah timur Ukraina baru-baru ini telah merenggut nyawa seorang ayah dan putranya. Insiden tragis ini terjadi pada Senin dini hari di kota industri Oleksievo-Druzhkivka, Provinsi Donetsk, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga yang juga mengalami luka-luka.
Pihak kepolisian setempat mengonfirmasi bahwa korban tewas adalah seorang pria berusia 44 tahun dan putranya yang berumur 23 tahun. Lebih lanjut, serangan yang menghantam permukiman warga tersebut juga menyebabkan ibu korban dan dua anak lainnya mengalami luka-luka, menambah daftar panjang penderitaan sipil akibat konflik bersenjata.

Oleksievo-Druzhkivka, sebuah kota yang sebelum perang dihuni sekitar 7.000 jiwa, berada hanya sekitar 15 kilometer dari garis depan pertempuran. Ironisnya, keluarga korban diketahui sempat mengungsi dari wilayah Donetsk pada November tahun lalu – sebuah area yang diklaim Rusia sebagai bagian dari teritorinya – namun memutuskan untuk kembali hanya sebulan kemudian, sebuah keputusan yang kini berujung pada tragedi.
Gambar-gambar yang dirilis oleh kepolisian memperlihatkan sisa-sisa rumah keluarga yang hangus terbakar, kini hanya menyisakan puing-puing dan kepulan asap. Ini menjadi bukti nyata kehancuran yang ditimbulkan. Pihak berwenang lokal, yang selama ini gencar mendesak warga untuk evakuasi dari zona konflik, seringkali melaporkan kasus serupa di mana pengungsi yang kembali ke daerah berbahaya akhirnya menjadi korban.
Gubernur wilayah Donetsk, Vadym Filashkin, melalui akun media sosialnya, menyampaikan duka cita mendalam atas insiden ini. Namun, ia juga secara terang-terangan mengungkapkan kemarahannya terhadap keputusan orang tua yang membawa anak-anak mereka kembali ke wilayah yang rawan serangan. "Saya juga marah, karena orang tua tersebut secara sadar membuat keputusan untuk meninggalkan wilayah yang jauh dari garis depan dan membawa anak-anak mereka kembali di bawah bombardir musuh," tegas Filashkin, menyoroti risiko fatal dari keputusan tersebut.

