Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home » Iran Kuasai Penuh Selat Hormuz Tantang AS
Trending Indonesia

Iran Kuasai Penuh Selat Hormuz Tantang AS

GunawatiBy Gunawati29-01-2026 - 03.30Tidak ada komentar3 Mins Read2 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Iran Kuasai Penuh Selat Hormuz Tantang AS
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Teheran, Iran – Di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat, Iran secara tegas menyatakan telah memegang kendali penuh atas Selat Hormuz, baik di darat, bawah laut, maupun udara. Pernyataan ini muncul saat ancaman serangan dari Washington terus membayangi Republik Islam tersebut. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, Komandan Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Mohammad Akbarzadeh, melalui kantor berita Fars dan dilansir Anadolu Agency pada Rabu (28/1/2026), menegaskan bahwa meskipun Iran tidak menginginkan konflik, pihaknya siap menghadapi segala kemungkinan.

Akbarzadeh menekankan kesiapan penuh negaranya. "Iran tidak mencari perang, tetapi sepenuhnya siap. Jika perang pecah, tidak akan ada mundur, bahkan satu milimeter pun, dan Iran akan terus melangkah maju," ujarnya, menggarisbawahi tekad Teheran untuk tidak menyerah.

Iran Kuasai Penuh Selat Hormuz Tantang AS
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Menurut Akbarzadeh, pengelolaan jalur maritim strategis Selat Hormuz kini telah berevolusi melampaui metode konvensional. Sistem cerdas yang diterapkan memungkinkan Iran melakukan pengawasan tanpa henti terhadap seluruh pergerakan di permukaan, bawah laut, dan udara di selat tersebut, memberikan kendali penuh atas wilayah vital itu.

Ia juga menegaskan bahwa Iran memiliki otoritas untuk menentukan kapal-kapal dengan bendera apapun yang diizinkan melintas. Meski demikian, Teheran menyatakan tidak ingin mengganggu stabilitas ekonomi global. "Iran tidak ingin ekonomi dunia menderita," katanya, namun memperingatkan bahwa Amerika Serikat dan sekutunya "tidak akan dibiarkan mengambil keuntungan dari perang yang mereka mulai."

Lebih lanjut, Komandan IRGC itu menyampaikan pesan tegas kepada pihak regional: jika wilayah darat, udara, atau perairan negara-negara tetangga digunakan untuk menyerang Iran, maka wilayah tersebut akan diperlakukan sebagai sasaran "musuh". Akbarzadeh juga menambahkan bahwa Iran memiliki kemampuan tambahan yang akan diungkap "pada waktu yang tepat", mengisyaratkan potensi kekuatan tersembunyi.

Selat Hormuz, sebuah jalur laut sempit yang menghubungkan Teluk Persia dan Teluk Oman, merupakan arteri vital bagi perdagangan minyak dan gas alam cair (LNG) global. Jalur ini menjadi rute bagi sekitar sepertiga pengiriman minyak mentah dunia melalui laut dan mencakup sekitar seperlima dari total konsumsi minyak global.

Setiap hari, diperkirakan 20 juta barel minyak dan produk minyak bumi diangkut melalui Selat Hormuz, sebagian besar menuju pasar Asia, terutama Tiongkok. Ekspor minyak Iran ke Tiongkok juga sebagian besar melewati jalur ini. Sekitar 85 persen ekspor minyak Irak, 35 persen dari Arab Saudi, dan 20 persen dari Uni Emirat Arab juga bergantung pada jalur ini. Selain itu, sekitar 20 persen perdagangan LNG dunia juga melintasi selat strategis ini.

Ketegangan antara Teheran dan Washington telah memuncak dalam beberapa waktu terakhir, dipicu oleh gelombang protes anti-pemerintah di Iran. Pemerintah Amerika Serikat telah berulang kali menyatakan bahwa "semua opsi", termasuk tindakan militer, tetap terbuka dalam menghadapi Iran. Sebagai respons, pejabat Iran sebelumnya telah memperingatkan bahwa setiap serangan AS akan dibalas dengan respons yang "cepat dan menyeluruh", menambah panasnya situasi di kawasan.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Situasi Lebanon Selatan Memanas Israel Perluas Serangan

27-03-2026 - 21.30

Siapa yang Berbohong Soal Selat Hormuz

27-03-2026 - 21.15

Dolar AS Berubah Tanda Tangan Trump Cetak Sejarah

27-03-2026 - 21.00

Pertemuan Rahasia AS Iran Segera Terjadi

27-03-2026 - 18.45

Dolar AS Berubah Drastis Tanda Tangan Trump Terukir

27-03-2026 - 18.30

Warisan Dunia Iran Terancam Hancur Akibat Perang

27-03-2026 - 18.15
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.