Internationalmedia.co.id – News – Panggung global kembali diwarnai serangkaian peristiwa mengejutkan yang mendominasi perhatian publik. Dari tuduhan serangan militer AS di Venezuela yang menyasar pabrik kokain, penolakan Rusia untuk merilis bukti serangan drone di kediaman Presiden Putin, hingga pembobolan brankas bank fantastis di Jerman, dinamika geopolitik yang tegang dan aksi kejahatan cerdik menjadi sorotan utama internationalmedia.co.id hari ini.
Presiden Kolombia Gustavo Petro mengklaim bahwa Amerika Serikat (AS) telah melancarkan serangan bom ke sebuah fasilitas yang diduga memproduksi kokain di kota pelabuhan Maracaibo, Venezuela. Pernyataan Petro ini muncul hanya sehari setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan serangan di area dermaga Venezuela yang diyakini menjadi lokasi berlabuhnya kapal-kapal penyelundup narkoba. Hingga kini, belum ada kejelasan apakah pabrik kokain yang disebut Petro berada di lokasi yang sama dengan target serangan pasukan AS.

Di sisi lain, Kremlin menolak untuk memberikan bukti konkret terkait tuduhan serangan drone Ukraina terhadap kediaman Presiden Rusia Vladimir Putin di Novgorod. Moskow menganggap insiden ini sebagai "aksi teroris" dan "serangan personal" terhadap Putin, namun bersikeras bahwa semua drone telah berhasil ditembak jatuh. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dengan tegas membantah tuduhan tersebut, menyebutnya sebagai "tuduhan palsu" yang dilontarkan Rusia untuk mengganggu proses perdamaian yang dimediasi AS.
Sementara itu, sebuah aksi pencurian berani mengguncang Jerman. Sekelompok pencuri memanfaatkan suasana sepi libur Natal untuk membobol brankas Bank Sparkasse cabang Gelsenkirchen. Dengan mengebor dinding beton tebal, para pelaku berhasil menggasak uang tunai dan perhiasan dari kotak deposit nasabah dengan total nilai mencapai puluhan juta Euro, atau sekitar Rp 1,7 triliun. Kejahatan ini baru terungkap setelah alarm kebakaran di gedung bank berbunyi pada Senin dini hari.
Kabar baik datang dari perbatasan Thailand dan Kamboja. Setelah gencatan senjata terbaru mampu bertahan lebih dari tiga hari, Thailand akhirnya membebaskan 18 tentara Kamboja yang ditahan sejak Juli lalu akibat konflik perbatasan. Menteri Informasi Kamboja, Neth Pheaktra, mengonfirmasi bahwa para tentara tersebut telah tiba dengan selamat di tanah Kamboja, menandai langkah positif dalam meredakan ketegangan.
Terakhir, latihan perang yang digelar militer China di perairan sekitar Taiwan dalam beberapa hari terakhir menuai kecaman keras dari sejumlah negara, termasuk Jepang dan Australia. Beijing merespons kritik tersebut dengan menyebut negara-negara pengkritik "munafik". Latihan yang melibatkan peluncuran rudal, puluhan jet tempur, serta kapal angkatan laut dan penjaga pantai ini bertujuan menyimulasikan blokade terhadap pelabuhan utama Taiwan dan serangan terhadap target-target maritim.
