Suasana hening liburan Natal di Jerman dimanfaatkan sekelompok penjahat untuk melancarkan aksi pembobolan brankas bank yang menggemparkan. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, sebuah bank di Gelsenkirchen menjadi sasaran, di mana para pelaku berhasil menggasak uang tunai dan perhiasan dari ribuan kotak deposit nasabah. Kerugian ditaksir mencapai puluhan juta Euro, menjadikannya salah satu perampokan terbesar dalam sejarah Jerman.
Menurut keterangan kepolisian setempat, insiden ini terungkap pada Senin (29/12) dini hari, setelah alarm kebakaran tiba-tiba berbunyi di gedung Bank Sparkasse cabang Gelsenkirchen, Jerman bagian barat. Petugas yang tiba di lokasi menemukan pemandangan mengejutkan: sebuah lubang menganga di dinding beton tebal yang melindungi ruang brankas. Diduga kuat, para pelaku menggunakan peralatan bor canggih untuk menembus benteng keamanan bank tersebut, memanfaatkan momen libur panjang Natal yang membuat sebagian besar aktivitas bisnis, termasuk perbankan, berhenti sejak malam 24 Desember.

Investigasi awal kepolisian mengungkapkan bahwa ribuan kotak deposit nasabah, yang seharusnya aman, telah dibobol dan isinya dikuras habis. Juru bicara kepolisian, Thomas Nowaczyk, menyatakan bahwa estimasi kerugian finansial sangat fantastis, berkisar antara 10 juta Euro (setara Rp 197,3 miliar) hingga puncaknya 90 juta Euro (sekitar Rp 1,7 triliun). Angka ini menempatkan peristiwa tersebut sebagai salah satu perampokan bank terbesar yang pernah terjadi di Jerman, seperti yang juga dilaporkan oleh kantor berita dpa. Dampaknya pun meluas, dengan sekitar 2.700 nasabah Bank Sparkasse kini harus menghadapi kenyataan pahit kehilangan aset berharga mereka.
Keesokan harinya, Selasa (30/12), bank tersebut masih ditutup rapat, memicu kemarahan ratusan nasabah yang berkumpul di depan gedung. Teriakan ‘Biarkan kami masuk!’ menggema, menyuarakan frustrasi dan kepanikan mereka. Salah seorang nasabah yang diwawancarai televisi lokal Welt mengungkapkan kegelisahannya, "Saya tidak bisa tidur semalam. Kami tidak mendapatkan informasi apa pun." Ia menambahkan bahwa brankas tersebut telah menjadi tempat penyimpanan tabungan masa tuanya selama 25 tahun. Nasabah lain juga menceritakan bagaimana kotak deposit itu berisi uang tunai dan perhiasan berharga milik keluarga mereka, kini semuanya lenyap tak berbekas.
Penyelidikan mendalam terus dilakukan. Polisi mengonfirmasi bahwa lubang di dinding brankas, yang ditemukan dalam kondisi berantakan, dibuat menggunakan bor berukuran besar. Petunjuk penting lainnya datang dari saksi mata yang pada Sabtu (27/12) malam melihat beberapa pria membawa tas-tas besar di area garasi parkir dekat bank. Rekaman CCTV dari garasi tersebut juga memperlihatkan individu-individu bertopeng di dalam sebuah kendaraan pada Senin (29/12) pagi. Kendaraan tersebut, sebuah Audi RS 6 hitam, kemudian diketahui adalah mobil curian yang berasal dari Hanover, kota yang berjarak lebih dari 200 kilometer dari Gelsenkirchen. Petunjuk ini memberikan gambaran awal tentang jejak para pelaku, meskipun identitas mereka masih menjadi misteri yang harus dipecahkan oleh internationalmedia.co.id.
