Ketenangan kota Paramaribo, Suriname, mendadak tercoreng oleh sebuah insiden pembunuhan massal yang menggemparkan. Menurut laporan yang diterima Internationalmedia.co.id – News dari AFP, seorang pria tega menghabisi nyawa sembilan orang, termasuk lima anak-anak, dalam sebuah serangan brutal. Empat dari korban tewas tersebut bahkan merupakan buah hatinya sendiri.
Tragedi berdarah ini terjadi di dalam dan sekitar kediaman pelaku di Hadji Iding Soemitaweg, Paramaribo. Pihak kepolisian setempat mengonfirmasi bahwa dari total sembilan korban meninggal dunia, empat di antaranya adalah anak-anak kandung pelaku. Selain itu, satu anak dan satu orang dewasa lainnya dilaporkan mengalami luka parah dan kini tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Motif di balik aksi keji ini masih dalam penyelidikan mendalam, namun dugaan awal mengarah pada masalah kesehatan mental yang dialami pelaku. Sebelum melancarkan serangan mematikan, pelaku disebut sempat terlibat pertengkaran sengit melalui telepon dengan istrinya. Puncak kekejaman terjadi ketika pelaku menikam salah satu putrinya yang berusia 11 tahun sebanyak 44 kali di dapur rumah mereka, menggunakan benda tajam.
Saat petugas kepolisian tiba di lokasi kejadian, mereka mendapati pelaku masih dalam kondisi mengamuk dan menyerang petugas dengan benda tajam. Untuk melumpuhkan pelaku dan mengamankan situasi, polisi terpaksa melepaskan tembakan. Pelaku akhirnya berhasil dilumpuhkan setelah mengalami luka tembak di bagian kaki.
Saat ini, pelaku tengah dirawat di rumah sakit di bawah pengawasan ketat aparat kepolisian. Identitas lengkap pelaku hingga kini belum diungkap ke publik oleh pihak berwenang, yang berjanji akan memberikan rincian lebih lanjut seiring berjalannya investigasi atas serangan tragis ini.
