Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home
Trending Indonesia

GunawatiBy Gunawati17-03-2026 - 12.30Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Selat Hormuz Eropa Beri Jawaban Tegas ke Trump

Internationalmedia.co.id – News – Negara-negara Eropa dengan suara bulat menolak desakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengerahkan pasukan angkatan laut ke Selat Hormuz. Penolakan ini menandakan keengganan kuat benua biru untuk terseret dalam konflik militer yang memanas antara AS dan Israel dengan Iran.

Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Kaja Kallas, Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, dalam pernyataannya setelah pertemuan Menteri Luar Negeri Uni Eropa di Brussels, Belgia, pada Selasa (17/3/2026), menegaskan bahwa negara-negara anggota "tidak memiliki keinginan untuk terlibat secara aktif dalam aksi militer melawan Iran." Kallas menekankan bahwa Eropa "tidak tertarik pada perang tanpa akhir" dan secara tegas menyebut konflik tersebut "bukanlah perangnya Eropa."

Kallas lebih lanjut menyoroti fokus Uni Eropa pada penguatan keamanan maritim. Namun, ia juga memperjelas bahwa tidak ada niat untuk memperluas misi yang ada, seperti Operasi Aspides di Laut Merah, hingga mencakup Selat Hormuz. "Tidak ada yang ingin terlibat secara aktif dalam perang ini," ujarnya, sembari menekankan pentingnya menjaga kebebasan navigasi dan mengintensifkan jalur diplomatik.

Posisi serupa digaungkan oleh Menteri Luar Negeri Italia, Antonio Tajani. Ia menjelaskan bahwa misi Angkatan Laut Uni Eropa, yang bertugas mengawal kapal dagang dan operasi antipembajakan, tidak dirancang untuk beroperasi di Selat Hormuz. "Kami bersedia memperkuat misi-misi ini. Namun, saya rasa misi-misi tersebut tidak dapat diperluas hingga mencakup Selat Hormuz," kata Tajani.

Jerman juga dengan tegas menolak pengiriman pasukan ke kawasan Teluk. Kanselir Jerman Friedrich Merz menyatakan bahwa Berlin "tidak akan melakukannya" dan menyerukan solusi politik yang cepat. Perdana Menteri Inggris Keir Starmer turut menolak tekanan AS, menegaskan bahwa Inggris "tidak akan terseret ke dalam perang yang lebih luas."

Polandia dan Belgia juga menyuarakan penolakan terhadap seruan AS, menekankan kembali fokus pada diplomasi dan stabilitas regional. Menteri Luar Negeri Polandia Radoslaw Sikorski bahkan mengkritik Trump karena menggambarkan NATO terpisah dari AS saat mendesak partisipasi Eropa. Sementara itu, Menteri Luar Negeri Belgia Bart De Wever menyatakan negaranya tidak akan bergabung dalam serangan apa pun bersama AS dan Israel.

Kesatuan sikap Eropa ini menggarisbawahi prioritas benua tersebut untuk menghindari eskalasi militer di Timur Tengah, memilih jalur diplomatik sebagai respons utama terhadap ketegangan yang meningkat.


Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Baghdad Geger Drone Dekat Kedutaan AS

17-03-2026 - 12.15

Pesan Tersembunyi Hamas ke Iran Terkuak

17-03-2026 - 12.00

Perang Iran Segera Usai Tapi Tidak Sekarang

17-03-2026 - 10.45

Langit UEA Mendadak Senyap Serangan Iran Guncang Kawasan

17-03-2026 - 10.30

Terungkap Israel Siap Perang Iran Lebih Lama

17-03-2026 - 10.15

Eksodus Besar WN Filipina dari Timur Tengah

17-03-2026 - 10.00
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.