Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Tragedi di Sumy: Bus Sipil Jadi Sasaran Drone Rusia
Trending Indonesia

Tragedi di Sumy: Bus Sipil Jadi Sasaran Drone Rusia

GunawatiBy Gunawati28-07-2025 - 04.00Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Tragedi di Sumy: Bus Sipil Jadi Sasaran Drone Rusia
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Serangan brutal kembali terjadi di Ukraina. Internationalmedia.co.id melaporkan, sebuah drone Rusia menghantam sebuah bus yang tengah membawa warga sipil di wilayah Sumy, timur laut Ukraina, Minggu (28/7/2025). Insiden memilukan ini mengakibatkan tiga nyawa melayang dan beberapa lainnya mengalami luka-luka.

Kantor kejaksaan wilayah Sumy mengonfirmasi peristiwa tersebut melalui unggahan di Telegram. Mereka menyertakan foto-foto bus yang hancur akibat serangan. Korban tewas, menurut keterangan resmi, seluruhnya perempuan dengan rentang usia 66 hingga 78 tahun. Serangan ini menambah daftar panjang korban sipil akibat agresi Rusia di Ukraina.

Tragedi di Sumy: Bus Sipil Jadi Sasaran Drone Rusia
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Sementara itu, Ukraina juga meningkatkan serangan balasannya. Gubernur Leningrad, Rusia, Aleksandr Drozdenko melaporkan adanya korban jiwa dan luka-luka akibat puing-puing drone Ukraina yang jatuh di wilayahnya. Situasi ini semakin memperkeruh konflik yang telah berlangsung lama.

Di tengah eskalasi kekerasan, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky kembali mengusulkan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada akhir Agustus mendatang untuk mengakhiri perang. Namun, Kremlin tampak pesimis dan belum memberikan respon positif. Perbedaan pandangan yang mendasar antara kedua negara, terutama mengenai aneksasi wilayah oleh Rusia, menjadi penghalang utama menuju perundingan damai. Ukraina bahkan menuduh Rusia hanya mengirimkan perwakilan tingkat rendah tanpa kewenangan pengambilan keputusan dalam perundingan sebelumnya. Sementara itu, Ukraina terus meminta dukungan senjata dari negara-negara Barat untuk menghadapi serangan Rusia yang terus-menerus.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Israel Siap Gempur Besar-besaran Warga Lebanon Diminta Lakukan Ini

03-03-2026 - 12.45

Mengejutkan Iran Bombardir Markas Militer Amerika

03-03-2026 - 12.30

Terbongkar Dalang Serangan Kilang Minyak Saudi

03-03-2026 - 12.15

Jalur Minyak Dunia Bergejolak Iran Balas Dendam

03-03-2026 - 12.00

Timur Tengah Memanas Iran Sasar Pasukan AS

03-03-2026 - 10.45

Timur Tengah Genting AS Tarik Warga

03-03-2026 - 10.30
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.