Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Teheran Bertindak Keras di Tengah Perang Regional
Trending Indonesia

Teheran Bertindak Keras di Tengah Perang Regional

GunawatiBy Gunawati30-03-2026 - 16.15Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Teheran Bertindak Keras di Tengah Perang Regional
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Teheran mengambil langkah drastis dengan mengeksekusi mati dua individu yang dituduh menjadi bagian dari kelompok oposisi terlarang dan berupaya menggulingkan pemerintahan. Internationalmedia.co.id – News melaporkan bahwa eksekusi gantung ini, yang terjadi pada Senin pagi waktu setempat, 30 Maret 2026, menambah daftar panjang ketegangan di tengah konflik regional yang sedang memanas antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.

Akbar Daneshvarkar dan Mohammad Taghavi-Sangdehi adalah dua nama yang disebut oleh situs web Mizan Online, yang dikelola oleh otoritas kehakiman Iran. Mereka dinyatakan bersalah dan hukuman mati mereka telah dikonfirmasi serta disetujui oleh Mahkamah Agung sebelum akhirnya dilaksanakan melalui metode hukuman gantung.

Teheran Bertindak Keras di Tengah Perang Regional
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Eksekusi ini terjadi saat Iran berada di tengah pusaran konflik sengit dengan Amerika Serikat dan Israel. Sejak 28 Februari lalu, kedua sekutu tersebut melancarkan serangan skala besar, yang kemudian dibalas Teheran dengan gelombang serangan rudal dan drone ke target-target di Israel serta negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS, memicu eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan.

Kedua pria yang dieksekusi tersebut diketahui berafiliasi dengan Organisasi Mujahidin Rakyat Iran (MEK), sebuah kelompok yang telah diasingkan sejak tahun 1980-an dan secara resmi ditetapkan sebagai organisasi teroris oleh Teheran. Mizan Online menyebut mereka berperan dalam "kerusuhan dan aksi teroris perkotaan," serta didakwa atas partisipasi dalam "aksi teroris," tindakan yang bertujuan menggulingkan Republik Islam Iran, dan mengganggu keamanan nasional.

Tidak jelas kapan tepatnya kedua pria ini ditangkap atau apakah mereka terlibat langsung dalam gelombang protes terbaru. Namun, konteks eksekusi ini tak lepas dari gelombang demonstrasi yang mengguncang Iran sejak akhir Desember 2025. Awalnya dipicu oleh kenaikan biaya hidup, protes ini dengan cepat meluas menjadi unjuk rasa antipemerintah di berbagai wilayah, mencapai puncaknya pada 8 dan 9 Januari.

Otoritas Teheran mengklaim bahwa aksi protes yang awalnya damai itu kemudian berubah menjadi "kerusuhan yang dihasut asing," melibatkan pembunuhan dan vandalisme, serta mengaitkannya dengan "aksi teroris." Iran melaporkan lebih dari 3.000 orang tewas selama kerusuhan tersebut, termasuk personel keamanan dan warga sipil. Namun, Human Rights Activists News Agency (HRANA) yang berbasis di AS mencatat angka yang jauh lebih tinggi, yaitu lebih dari 7.000 kematian, dengan sebagian besar korban adalah demonstran.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Israel Sahkan Hukuman Mati Kontroversial

31-03-2026 - 03.45

Kematian Beruntun Hantui Pasukan PBB Lebanon

31-03-2026 - 03.30

Timur Tengah Memanas Pasukan Elit AS Mendarat

31-03-2026 - 03.15

Pagi Berdarah di Sekolah Argentina

31-03-2026 - 03.00

Iran Siap Sambut Invasi Darat AS Hiu Teluk Persia Menanti

30-03-2026 - 23.46

Bencana Mematikan Landa Dua Negara Asia

30-03-2026 - 23.30
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.