Internationalmedia.co.id melaporkan serangan terbaru Israel di Jalur Gaza yang menghancurkan permukiman warga. Ledakan dahsyat akibat peledakan bom mengguncang Gaza, menambah panjang daftar korban konflik yang tak kunjung usai. Berdasarkan laporan Aljazeera, Jumat (27/6/2025), militer Israel meledakkan tiga bom di sekitar Jalan Masoud, timur Jabalia al-Balad, utara Gaza. Pusat Informasi Palestina langsung mengkonfirmasi peristiwa tersebut. Laporan Al Jazeera Arabic juga menyebutkan, di Khan Younis, selatan Gaza, bangunan tempat tinggal warga dihancurkan akibat peledakan bom lainnya.
Tragedi ini terjadi setelah gelombang serangan Israel sebelumnya yang menewaskan lebih dari 80 warga Palestina dan melukai hampir 400 orang dalam 24 jam. Kementerian Kesehatan Gaza merilis data mengerikan tersebut. Sementara itu, di Tepi Barat, empat warga Palestina, termasuk seorang remaja, tewas ditembak pasukan Israel. Tiga warga Palestina lainnya tewas di Kota Kafr Malek, timur laut Ramallah, dengan tujuh lainnya mengalami luka-luka.

Serangan gencar ini terjadi setelah Israel mencapai gencatan senjata dengan Iran, mengakhiri perang saudara selama 12 hari. Namun, fokus militer Israel beralih kembali ke Gaza dengan tujuan memulangkan sandera dan membubarkan pemerintahan Hamas. Konflik ini terus menimbulkan korban jiwa dan kerusakan yang meluas, meninggalkan pertanyaan besar tentang masa depan perdamaian di kawasan tersebut.
