Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Remaja Inggris Dihukum Seumur Hidup! Kasus Penikaman Sadis di Bus
Trending Indonesia

Remaja Inggris Dihukum Seumur Hidup! Kasus Penikaman Sadis di Bus

GunawatiBy Gunawati26-07-2025 - 03.05Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Remaja Inggris Dihukum Seumur Hidup! Kasus Penikaman Sadis di Bus
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Berita mengejutkan datang dari Inggris. Internationalmedia.co.id melaporkan, dua remaja telah dijatuhi hukuman penjara seumur hidup atas pembunuhan brutal seorang remaja 14 tahun di dalam sebuah bus di London. Peristiwa mengerikan ini terjadi pada Januari lalu, di mana korban, Kelyan Bokassa, ditikam sebanyak 27 kali menggunakan parang. Ia meninggal dunia di tempat kejadian meskipun telah mendapat pertolongan medis.

Kedua pelaku, yang masih berusia 16 dan 15 tahun, ditangkap beberapa waktu setelah kejadian. Pada bulan Mei, mereka mengaku bersalah atas pembunuhan tersebut. Dalam persidangan di pengadilan Old Bailey London, hakim Mark Lucraft menjatuhkan vonis seumur hidup, dengan kemungkinan pembebasan bersyarat setelah menjalani hukuman 15 tahun dan 110 hari.

Remaja Inggris Dihukum Seumur Hidup! Kasus Penikaman Sadis di Bus
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Hakim Lucraft mengungkapkan fakta mengejutkan. Salah satu pelaku ternyata merupakan korban eksploitasi kriminal anak dan memiliki riwayat trauma. Pelaku lainnya juga mengalami eksploitasi geng sejak usia 12 tahun serta "kebutuhan perkembangan yang tidak terdiagnosis."

Ibu korban, Marie Bokassa, menyampaikan kesedihan mendalamnya di pengadilan. Ia mempertanyakan bagaimana anak-anak bisa melakukan tindakan keji tersebut dan apa yang telah mereka alami hingga berperilaku demikian. Sebelumnya, ia telah mengungkapkan kepada media bahwa putranya juga menjadi korban eksploitasi geng di wilayah Woolwich, London tenggara.

Kasus ini menyoroti meningkatnya angka kejahatan kekerasan yang melibatkan remaja di London. Data Kepolisian Metropolitan menunjukkan peningkatan jumlah remaja yang menjadi korban penikaman. Tahun lalu, tercatat 10 remaja tewas akibat penikaman, meningkat dari 18 kasus pada tahun 2023. Tragedi ini semakin diperparah dengan kasus penikaman remaja 15 tahun lainnya di Woolwich pada September 2024, yang diduga merupakan aksi balas dendam antar geng. Kasus ini menjadi bukti nyata betapa seriusnya masalah kejahatan pisau di London dan dampaknya yang menghancurkan.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Israel Siap Gempur Besar-besaran Warga Lebanon Diminta Lakukan Ini

03-03-2026 - 12.45

Mengejutkan Iran Bombardir Markas Militer Amerika

03-03-2026 - 12.30

Terbongkar Dalang Serangan Kilang Minyak Saudi

03-03-2026 - 12.15

Jalur Minyak Dunia Bergejolak Iran Balas Dendam

03-03-2026 - 12.00

Timur Tengah Memanas Iran Sasar Pasukan AS

03-03-2026 - 10.45

Timur Tengah Genting AS Tarik Warga

03-03-2026 - 10.30
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.