Friday, 24 May 2024

Search

Friday, 24 May 2024

Search

Real Madrid Ingin Segera Segel Trofi LaLiga  

Laga Real Madrid kontra Barcelona.

MADRID – Drama lima gol tercipta pada El Clasico antara Real Madrid  kontra Barcelona dalam lanjutan LaLiga, yang berlangsung di Santiago Bernabeu, Senin (22/4) dinihari WIB. El Real  keluar sebagai pemenang 3-2.

Pada pertandingan itu Andreas Christensen membawa Barcelona memimpin pada menit keenam sebelum disamakan penalti Vinicius Junior pada menit ke-18.

Barcelona berbalik unggul lagi lewat Fermin Lopez pada menit ke-69 dan lagi-lagi disamakan Madrid, kali ini lewat Lucas Vazquez. Jude Bellingham muncul sebagai pahlawan lewat golnya di menit ke-91.

Tambahan tiga poin membuat Madrid kokoh di puncak klasemen LaLiga dengan 81 poin dari 32 laga, unggul 11 angka dari Barcelona di posisi kedua. Gelar juara liga ke-36 pun makin dekat dengan Los Blancos.

Pelatih Manajer Real Madrid, Carlo Ancelotti mengaku puas dengan kemenangan tersebut dan berharap Madrid bisa segera menyegel gelar juara di beberapa laga berikutnya.

“Ini adalah satu langkah yang sangat penting dalam rangka untuk menjuarai liga. Kami memiliki satu keuntungan besar, tetapi kami tidak boleh lengah. Kami harus meraih beberapa poin lagi dan partai-partai ini akan membantu kami untuk mempersiapkan diri menghadapi partai semifinal Liga Champions,” ujar Ancelotti seperti dilansir dari laman resmi klub.

Ancelotti juga memberikan penjelasan terkait keputusannya mengganti Vinicius di babak kedua. Ancelotti mengakui bahwa ia sengaja melakukannya agar sang pemain memiliki waktu yang cukup untuk memulihkan diri usai menghadapi dua laga berat dalam satu pekan.

“Vinicius tidak suka ditarik keluar dan ingin terus bermain. Para penyerang telah berusaha keras, terutama setelah partai terakhir. Kami selalu meminta para penyerang untuk bertahan dan bekerja bagi tim. Mereka adalah yang tercepat, mereka mencoba untuk menyerang lebih dalam dan menggunakan banyak energi. Saya mengerti bahwa ia ingin terus bermain, tetapi kami harus mengistirahatkan pemain-pemain yang lebih segar,” ujar Don Carlo.

Kemenangan ini juga  melengkapi pekan yang sempurna bagi Madrid setelah mereka melaju ke babak semifinal Liga Champions usai mengalahkan sang juara bertahan, Manchester City, melalui adu penalti.

“Saya sangat bangga, karena itu adalah dua partai yang sangat berat. Kami menangani mereka dengan sangat baik dan kami sangat senang. Sekarang kami harus mempersiapkan diri untuk menghadapi laga-laga terakhir musim ini. Tetapi kami berada dalam posisi yang bagus, dengan keinginan dan antusiasme yang tinggi serta atmosfer yang fantastis di Bernabeu. Saya rasa dengan kebersamaan kami dapat meraih sesuatu yang positif di akhir musim ini,” tutur Ancelotti.

Khusus bagi Bellingham, ia berhasil mencatatkan rekor pribadi usai mencetak satu gol. Berdasarkan data situs Transfermarkt, Bellingham kini menjadi pemain Real Madrid berkebangsaan Inggris yang paling subur dengan torehan 21 gol di semua kompetisi.

Catatan ini melampaui para pendahulunya seperti David Beckham (2003 s.d. 2007, 20 gol), Laurie Cunningham (1979 s.d. 1984, 19 gol), hingga Michael Owen (2004 s.d. 2005, 16 gol).

Sementara pelatih Barcelona  Xavi Hernandez kecewa karena laga dinodai oleh satu insiden kontroversial.  Ada momen kunci yang menjadi perdebatan karena sepakan Lamine Yamal.  Banyak yang menilai telah melewati garis gawang.

Seperti diketahui, LaLiga adalah satu-satunya liga utama Eropa yang tidak menggunakan teknologi garis gawang. “Sangat memalukan bahwa tidak ada teknologi garis gawang. Jika kami ingin mengatakan ini adalah liga terbaik di dunia, kami membutuhkannya. Semua orang telah melihatnya. Apa yang bisa saya katakan? (Liga) bisa memberikan sanksi kepada saya. Gambar-gambarnya ada di sana. Perasaan hari ini adalah ketidakadilan total,” tandas Xavi.***

Vitus DP

Berita Terbaru

Baca juga:

Follow International Media