Internationalmedia.co.id melaporkan beberapa berita internasional paling menarik hari ini. Ketegangan internasional kembali memanas setelah pernyataan kontroversial Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengklaim telah menyelamatkan Ayatollah Ali Khamenei dari "kematian yang buruk dan memalukan". Pernyataan ini langsung menuai kecaman keras dari Iran. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, melalui akun media sosial X-nya, menyebut pernyataan Trump sebagai "tidak sopan dan tidak dapat diterima". Araghchi mendesak Trump untuk mengubah sikapnya jika ingin mencapai kesepakatan.
Di Eropa, Prancis bersiap memberlakukan larangan merokok di sejumlah tempat umum mulai Minggu besok. Larangan ini mencakup pantai, taman, halte bus, dan area publik lainnya guna melindungi masyarakat, khususnya anak-anak, dari paparan asap rokok. Denda 135 euro atau sekitar Rp 2,2 juta menanti para pelanggar.

Sementara itu, konflik di Timur Tengah terus berlanjut. Sejumlah tentara Israel mengaku mendapat perintah untuk menembak warga sipil Palestina yang mengantre bantuan, mengakibatkan jatuhnya ratusan korban jiwa. Klaim ini semakin memperkeruh situasi yang sudah memanas.
Di Iran, pemakaman kenegaraan digelar untuk sekitar 60 orang, termasuk sejumlah komandan militer, yang tewas dalam konflik dengan Israel. Upacara pemakaman yang disiarkan televisi pemerintah Iran ini memperlihatkan suasana duka mendalam di tengah masyarakat.
Di Asia Tenggara, gelombang demonstrasi menuntut pengunduran diri Perdana Menteri Thailand, Paetongtarn Shinawatra, kembali bergulir di Bangkok. Demonstrasi ini dipicu oleh kebocoran percakapan telepon Paetongtarn dengan mantan pemimpin Kamboja, Hun Sen, yang memicu kontroversi dan ketidakpercayaan publik.
