Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Rahasia Dendam Trump pada Harvard?
Trending Indonesia

Rahasia Dendam Trump pada Harvard?

GunawatiBy Gunawati08-06-2025 - 04.45Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Rahasia Dendam Trump pada Harvard?
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id melaporkan, Presiden Amerika Serikat Donald Trump geram dituduh dendam pada Universitas Harvard karena ditolak masuk. Trump membantah keras tudingan tersebut, bahkan menegaskan dirinya tak pernah mendaftar ke Harvard. Pernyataan ini disampaikan Trump melalui Truth Social menanggapi laporan jurnalis Michael Wolff di podcast The Daily Beast.

Sejak awal pemerintahannya, Trump memang gencar menindak universitas-universitas bergengsi AS, termasuk Harvard dan Columbia. Ia menuduh kampus-kampus tersebut membiarkan antisemitisme karena aktivitas mahasiswa pro-Palestina. Langkah nyata diambil dengan pencabutan hibah hampir US$ 3 juta untuk Harvard, menyusul penolakan universitas tersebut terhadap tuntutan pemerintah, seperti penghentian program DEI (Diversity, Equity, and Inclusion), reformasi kebijakan disiplin mahasiswa, dan larangan penggunaan masker. Lebih lanjut, sertifikasi Program Mahasiswa dan Pengunjung Pertukaran (SEVP) Harvard dicabut, namun ditangguhkan sementara setelah Harvard mengajukan gugatan.

Rahasia Dendam Trump pada Harvard?
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Dalam pernyataan di Truth Social, Trump menyebut laporan Wolff sebagai "PALSU". Ia menekankan kelulusannya dari Wharton School of Finance, University of Pennsylvania. Trump balik menyerang Wolff, menuding kegagalan penjualan buku Wolff sebagai motif di balik laporan tersebut. Gedung Putih juga ikut angkat bicara, menyebut Wolff dan The Daily Beast menyebarkan berita palsu demi sensasi.

Wolff sendiri, dalam podcast tersebut, mengaitkan kebijakan keras Trump terhadap Harvard dengan penolakan Trump di masa lalu. Ia bahkan menyebut Trump menyimpan dendam pada universitas-universitas bergengsi di AS atau Ivy Leagues. Pernyataan Wolff ini langsung dibantah keras oleh Trump dan Gedung Putih. Perdebatan ini pun memicu pertanyaan: apakah ada motif tersembunyi di balik kebijakan Trump terhadap Harvard?

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Pernyataan Menhan AS Mengejutkan Usai Tragedi Irak

13-03-2026 - 21.45

Timur Tengah Bergejolak Netanyahu Tebar Ancaman Kapal Perang AS Terbakar

13-03-2026 - 18.30

Misteri Jatuhnya Pesawat Militer AS di Irak

13-03-2026 - 18.00

Australia Tarik Diplomatnya dari Timur Tengah Situasi Genting

13-03-2026 - 16.45

Serangan Drone Irak Tewaskan Tentara Prancis Macron Bersuara

13-03-2026 - 16.30

Peringatan Keras Iran Siap Hantam Lebih Keras

13-03-2026 - 16.15
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.