Monday, 26 February 2024

Search

Monday, 26 February 2024

Search

Profesi Jurnalistik Harus Dijalankan Sesuai Kaidah dan Norma Etika Jurnalistik dan Undang Undang Pokok Pers.

BOGOR- Pasca reformasi, saat ini telah terjadi euforia kebebasan pers. Dampaknya, bermunculan  organisasi kewartawanan. 

Hal ini diungkap Ketua PWI Kabupaten Bogor, Subagiyo dihadapan peserta diskusi pelatihan jurnalistik  dan Handling Complain bagi jajaran kehumasan rumah sakit Se-Kab Bogor, Selasa (28/11), di ruang Training Center RSUD Cibinong 

Adapun narasumber di acara tersebut adalah H.Subagiyo, Ketua PWI Kabupaten Bogor, Untung Bachtiar, Redaktur Radar Bogor, Piyarso Hadi, Ketua SMSI dan M. Said, Wakil Pimpinan Redaksi iNews.id.

H. Subagiyo sebagai salah satu narasumber di acara tersebut memaparkan, seleksi alam, telah melahirkan empat organisasi yang lolos verifikasi Dewan Pers, yakni PWI, AJI, IJTI dan Pewarta Foto.

Sementara, Piyarso Hadi menegaskan, bahwa wartawan bukan penyidik atau penegak hukum. Karena itu, tidak dibenarkan bila ada oknum wartawan melakukan tugas selayaknya seorang penyidik .

“Kita tidak perlu takut menghadapi oknum-oknum semacam itu. Sepanjang, bapak dan ibu humas bekerja sesuai prosedur, gak usah takut,” tegas Piyarso.

Pernyataan ini, sekaligus menjawab keluhan para petugas medis/ perawat yang kerap mendapat intimidasi dari oknum yang mengaku wartawan.

Sementara Untung menambahkan, yang perlu mendapat perhatian serius, bukan cuma oknum wartawan tapi maraknya informasi di Media Sosial (Medsos) yang sulit dipertanggungjawabkan.

Perangkat teknologi canggih semacam handphone, telah bisa menjadikan seseorang sebagai wartawan. Dengan tanpa latar belakang pendidikan jurnalistik, mereka bersikap dan bertindak seperti wartawan.

Mereka bisa membuat berita dan menyebarluaskan informasi di medsos, IG dll. “Namun yang jadi masalah, bila informasinya Hoax atau tidak benar, maka, urusannya adalah pidana murni. Mereka bisa dikenakan UU ITE,” jelas Untung .

Hal serupa juga diutarakan pembicara lainnya, M.Said. Dia menilai, kecanggihan. teknologi informasi semakin memudahkan seseorang menyebarluaskan

 informasi, tutupnya. jay/gio

Prayan Purba

Berita Terbaru

Baca juga:

Follow International Media