Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home » PM Kanada Kunjungi China Nasib Warga Berubah Drastis
Trending Indonesia

PM Kanada Kunjungi China Nasib Warga Berubah Drastis

GunawatiBy Gunawati09-02-2026 - 16.15Tidak ada komentar3 Mins Read3 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
PM Kanada Kunjungi China Nasib Warga Berubah Drastis
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id – News – Sebuah perkembangan mengejutkan dari Beijing, di mana Mahkamah Agung Tiongkok memutuskan untuk membatalkan vonis hukuman mati terhadap Robert Schellenberg, seorang warga negara Kanada yang terlibat dalam kasus penyelundupan narkoba. Keputusan yang diumumkan pada Jumat (6/2) lalu ini menandai babak baru dalam hubungan diplomatik yang tegang antara Beijing dan Ottawa, terutama setelah kunjungan penting Perdana Menteri Kanada, Mark Carney.

Kisah Schellenberg dimulai pada tahun 2014, ketika ia ditangkap di Tiongkok atas dugaan penyelundupan narkoba. Ia awalnya dijatuhi hukuman 15 tahun penjara pada tahun 2018. Namun, dalam sebuah persidangan ulang yang kontroversial pada Januari 2019, vonisnya diperberat menjadi hukuman mati. Persidangan ulang tersebut digelar hanya sebulan setelah penangkapan eksekutif Huawei, Meng Wanzhou, di Vancouver atas permintaan ekstradisi dari Amerika Serikat, sebuah insiden yang memicu krisis diplomatik besar antara ketiga negara.

PM Kanada Kunjungi China Nasib Warga Berubah Drastis
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Pembatalan hukuman mati oleh Mahkamah Agung Tiongkok ini datang kurang dari sebulan setelah Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, melakukan kunjungan empat hari ke Tiongkok. Dalam lawatannya, PM Carney secara terbuka memuji membaiknya hubungan bilateral, yang sebelumnya memburuk drastis di bawah kepemimpinan PM sebelumnya, Justin Trudeau.

Menurut Zhang Dongshuo, seorang pengacara terkemuka yang berbasis di Beijing, waktu keputusan Mahkamah Agung yang berdekatan dengan kunjungan PM Carney "sangat mungkin" menunjukkan adanya korelasi diplomatik. "Dilihat dari pernyataan resmi kedua negara setelah kunjungan Perdana Menteri Kanada ke Tiongkok, kemungkinan keputusan Mahkamah Agung (juga terkait) sangat tinggi, menurut pengalaman saya," ujar Zhang seperti dikutip internationalmedia.co.id.

Mahkamah Agung Tiongkok memutuskan untuk menganulir vonis mati yang dijatuhkan oleh pengadilan tingkat rendah dan mengembalikan kasus Schellenberg ke Pengadilan Tinggi Rakyat Provinsi Liaoning untuk persidangan ulang. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Kanada mengonfirmasi bahwa mereka telah menerima informasi mengenai keputusan Mahkamah Agung dan berkomitmen untuk terus menyediakan layanan konsuler kepada Schellenberg dan keluarganya.

Meskipun demikian, Zhang mengingatkan bahwa peluang Schellenberg untuk sepenuhnya dibebaskan masih tipis, mengingat beratnya hukuman awal yang dijatuhkan kepadanya. Tiongkok sendiri memiliki rekam jejak yang ketat terkait kasus narkoba, dengan empat warga Kanada lainnya telah dieksekusi mati atas tuduhan serupa sepanjang tahun lalu. Vonis mati terhadap Schellenberg sebelumnya bahkan telah diperkuat oleh pengadilan Liaoning pada tahun 2021 setelah sidang banding, yang pada saat itu menuai kecaman keras dari Ottawa.

Kasus Schellenberg tidak terlepas dari sejarah panjang ketegangan diplomatik antara kedua negara. Tak lama setelah penangkapan Meng Wanzhou, Tiongkok menahan dua warga Kanada atas tuduhan spionase. Keduanya dibebaskan pada tahun 2021, bertepatan dengan hari di mana AS mencabut permintaan ekstradisi untuk Meng dan ia dipulangkan ke Tiongkok. Insiden ini memicu tuduhan "diplomasi sandera" dari komunitas internasional.

Pembatalan hukuman mati ini, meski belum menjamin kebebasan penuh, mengirimkan sinyal positif tentang potensi rekonsiliasi dan dialog yang lebih konstruktif antara Beijing dan Ottawa, membuka harapan baru bagi nasib Robert Schellenberg dan hubungan kedua negara.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Beirut Utara Geger Ledakan Misterius

26-03-2026 - 03.45

Mencekam Rudal Iran Hantam Dekat Tel Aviv

26-03-2026 - 03.30

AS Terkejut Iran Tolak Negosiasi Ini Alasannya

26-03-2026 - 03.15

AS Desak Iran Menyerah Ancaman Serangan Dahsyat

26-03-2026 - 03.00

AS Tawarkan Gencatan Senjata Lalu Serang Iran

25-03-2026 - 23.45

Israel Bersumpah Buru Dalang Rudal Iran

25-03-2026 - 23.30
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.