Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home » Perang Meluas di Timur Tengah
Trending Indonesia

Perang Meluas di Timur Tengah

GunawatiBy Gunawati03-03-2026 - 03.45Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Perang Meluas di Timur Tengah
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id – News – Ketegangan di Timur Tengah kembali memuncak setelah Israel melancarkan serangkaian serangan udara besar-besaran ke wilayah Lebanon. Gempuran ini, yang diklaim menargetkan kelompok Hizbullah, dilaporkan menewaskan sedikitnya 31 orang dan melukai puluhan lainnya, memperparah eskalasi konflik regional yang sedang berlangsung.

Kantor berita Lebanon, National News Agency (NNA), melaporkan bahwa serangan pada Senin (2/3/2026) ini mengakibatkan 31 korban jiwa dan sekitar 149 orang luka-luka. Sebanyak 20 korban tewas dan 91 luka-luka ditemukan di area pinggiran selatan Beirut, sementara 11 lainnya tewas dan 58 luka-luka di wilayah Lebanon bagian selatan, yang dikenal sebagai basis kekuatan Hizbullah. Laporan NNA ini juga dikutip oleh Al Jazeera, menggarisbawahi dampak serius dari serangan tersebut.

Perang Meluas di Timur Tengah
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Serangan balasan Israel ini terjadi setelah Hizbullah mengklaim bertanggung jawab atas rentetan serangan roket dan drone ke wilayah utara Israel pada hari yang sama. Hizbullah menyatakan aksinya sebagai pembalasan atas pembunuhan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Rangkaian peristiwa ini menandai perluasan signifikan dari konflik yang sudah berkecamuk di kawasan tersebut, yang bermula dari serangan AS-Israel ke Iran pada Sabtu (28/2) waktu setempat. Situasi ini menunjukkan spiral kekerasan yang semakin dalam, melibatkan lebih banyak aktor dan wilayah, dan berpotensi menyeret kawasan ke dalam konflik yang lebih besar.

Menyikapi situasi ini, Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Israel, Letnan Jenderal Eyal Zamir, mengeluarkan pernyataan tegas. Dalam video yang dibagikan militer Israel pada Senin (2/3), Zamir mengumumkan bahwa mereka telah memulai "kampanye ofensif terhadap Hizbullah" dan memperingatkan bahwa pertempuran ini bisa berlangsung "selama berhari-hari, bahkan banyak hari." Pernyataan Zamir menggarisbawahi kesiapan Israel untuk konflik jangka panjang, sementara jumlah korban yang terus bertambah di Lebanon menjadi bukti nyata dari dampak mematikan eskalasi ini. Kawasan Timur Tengah kini berada di persimpangan jalan, dengan prospek perdamaian yang semakin jauh.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Iran Bergejolak Sosok Ini Pimpin Sementara

03-03-2026 - 03.30

Timur Tengah Membara Korban Berjatuhan

03-03-2026 - 03.15

Trump Buka Opsi Gila di Iran

03-03-2026 - 03.00

Pangkalan Inggris Diserang Drone Iran Dunia Terkejut

02-03-2026 - 23.45

Terungkap Senjata Rahasia AS di Balik Serangan Iran

02-03-2026 - 23.30

Langit Dubai Terbuka Kembali Setelah Tiga Hari

02-03-2026 - 23.15
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.