Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Netanyahu Kembali Dengan Ancaman Maut
Trending Indonesia

Netanyahu Kembali Dengan Ancaman Maut

GunawatiBy Gunawati13-03-2026 - 12.30Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Netanyahu Kembali Dengan Ancaman Maut
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id – News โ€“ Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu akhirnya tampil di hadapan publik untuk pertama kalinya sejak rentetan serangan rudal Iran mengguncang sejumlah wilayah Tel Aviv. Kemunculannya dalam sebuah konferensi pers video sontak menarik perhatian, terutama setelah ia melontarkan ancaman serius untuk membunuh pemimpin tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei.

Kemunculan Netanyahu ini, seperti dilansir Reuters pada Jumat (13/3/2026), menandai penampilan perdananya sejak konflik memanas. Berdiri tegak di antara dua bendera Israel, ia menjawab pertanyaan melalui tautan video, memberikan gambaran strategi Israel ke depan.

Netanyahu Kembali Dengan Ancaman Maut
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Dalam pernyataannya, Netanyahu menegaskan bahwa Iran "tidak akan pernah sama lagi" setelah hampir dua minggu pemboman intensif. Ia mengklaim bahwa Garda Revolusi dan pasukan paramiliter Basij telah menderita kerugian signifikan. Tidak hanya itu, ia juga bersumpah akan terus melancarkan serangan terhadap Hizbullah di Lebanon, sebagai balasan atas serangan kelompok tersebut pada Senin (2/3) lalu.

Ketika didesak mengenai langkah konkret yang akan diambil Israel terhadap Iran dan Hizbullah, Netanyahu memilih untuk tidak merinci. "Saya tidak akan mengeluarkan polis asuransi jiwa untuk pemimpin organisasi teroris mana pun," ujarnya, menolak memberikan detail pasti mengenai rencana militer Israel. "Saya tidak bermaksud memberikan laporan pasti di sini tentang apa yang kami rencanakan atau apa yang akan kami lakukan."

PM Israel itu juga menyinggung tentang meraungnya sirene peringatan rudal dari Iran di sebagian besar wilayah tengah Israel. Ia menegaskan bahwa tujuan utama serangannya terhadap Iran adalah untuk menghilangkan apa yang dianggapnya sebagai ancaman eksistensial, terutama yang ditimbulkan oleh program nuklir dan rudal balistik Teheran.

Lebih jauh, Israel juga menyatakan keinginan untuk menyebabkan keruntuhan pemerintahan Iran dengan mendorong rakyatnya untuk bangkit. Saat ditanya apakah Israel mempersenjatai lawan-lawan penguasa Iran dan kemungkinan kegagalan dalam mencapai keruntuhan rezim, Netanyahu mengatakan bahwa bahkan jika pemerintah tidak jatuh, ia akan tetap lemah. "Kami sedang menciptakan kondisi optimal untuk menggulingkan rezim, tetapi saya tidak akan menyangkal bahwa saya tidak dapat mengatakan dengan pasti bahwa rakyat Iran akan menggulingkan rezim tersebut โ€“ sebuah rezim digulingkan dari dalam," jelasnya. "Tapi kami pasti bisa membantu dan kami memang sedang membantu."

(Sumber: internationalmedia.co.id)

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Angka Kematian Lebanon Melonjak Drastis

13-03-2026 - 12.45

13-03-2026 - 12.15

Turki Bergetar Lagi Warga Penasaran

13-03-2026 - 12.00

Ultimatum Teheran Guncang Kawasan

13-03-2026 - 10.45

Geger Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak Ini Kata Pentagon

13-03-2026 - 10.30

Langit Saudi Membara Diserang Habis-habisan

13-03-2026 - 10.15
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.