Serangkaian ledakan dahsyat mengguncang langit Yerusalem, memicu kepanikan dan meninggalkan tujuh orang terluka. Insiden ini terjadi pada Minggu (1/3/2026) waktu setempat, tak lama setelah militer Israel mengumumkan deteksi peluncuran rudal dari wilayah Iran. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, sirene peringatan telah lebih dulu meraung di berbagai penjuru kota sebelum ledakan terdengar.
Militer Israel, dalam pernyataan resminya, mengonfirmasi identifikasi serangan rudal yang diluncurkan dari Iran menuju wilayah kedaulatan mereka. Sistem pertahanan udara segera diaktifkan untuk menghadapi ancaman tersebut, berupaya mencegat proyektil yang masuk. Pernyataan tersebut menegaskan kesiapsiagaan Israel dalam merespons agresi lintas batas.

Dinas pemadam kebakaran nasional mengonfirmasi bahwa petugas dari Distrik Yerusalem telah diterjunkan ke lokasi dampak, yang dilaporkan berada di ruas jalan raya di sekitar Yerusalem. Otoritas medis melaporkan bahwa tujuh individu mengalami luka dengan tingkat keparahan yang bervariasi dan telah dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis darurat.
Meskipun demikian, sensor militer Israel mengeluarkan larangan bagi media untuk mengungkapkan lokasi pasti dari titik-titik yang terkena dampak ledakan, menjaga kerahasiaan informasi demi alasan keamanan. Insiden ini menambah daftar panjang ketegangan di kawasan tersebut, memicu kekhawatiran akan eskalasi konflik yang lebih luas.

