Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Kekejaman Tak Terpikirkan Kapibara Jadi Korban
Trending Indonesia

Kekejaman Tak Terpikirkan Kapibara Jadi Korban

GunawatiBy Gunawati24-03-2026 - 21.15Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Kekejaman Tak Terpikirkan Kapibara Jadi Korban
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Delapan individu, termasuk dua anak di bawah umur, telah diringkus oleh kepolisian Rio de Janeiro, Brasil, atas dugaan penganiayaan brutal terhadap seekor kapibara. Insiden keji ini, yang terekam jelas oleh kamera keamanan, terjadi pada dini hari Sabtu (21/3) lalu di kawasan Ilha do Governador. Hewan pengerat terbesar di dunia itu dipukuli secara membabi buta menggunakan tongkat dan batang besi. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, kasus ini sontak mengejutkan publik dan memicu kemarahan.

Komisaris Polisi Felipe Santoro, yang memimpin penyelidikan, menyatakan keprihatinannya yang mendalam. "Ini adalah kejahatan brutal yang benar-benar mengejutkan masyarakat," ujar Santoro, seperti dikutip dari internationalmedia.co.id. Ia menambahkan, "Ini merupakan tindakan kekejaman ekstrem terhadap makhluk yang sama sekali tidak menimbulkan ancaman, namun tetap diserang dengan sengaja dan tanpa belas kasihan."

Kekejaman Tak Terpikirkan Kapibara Jadi Korban
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Kedelapan pelaku, yang identitasnya terungkap berkat rekaman CCTV, segera diamankan pada hari yang sama setelah insiden. Sementara itu, kapibara jantan seberat 65 kilogram yang menjadi korban kekejaman tersebut, langsung dilarikan ke Pusat Perawatan Satwa Liar (CRAS) di Universitas Estacio, sebuah institusi swasta di wilayah barat daya Rio, untuk mendapatkan penanganan medis darurat.

Jeferson Pires, dokter hewan sekaligus kepala CRAS, mengungkapkan bahwa selama 22 tahun pengabdiannya dalam merawat satwa liar di Rio, ia belum pernah menangani kasus kapibara dengan tingkat agresi ekstrem separah ini. "Kondisi hewan tersebut kini berangsur membaik," jelas Pires pada Senin (23/3), "namun ia menderita trauma kepala serius, pembengkakan disertai pendarahan internal di sekitar mata kirinya, serta beberapa luka terbuka di bagian punggung." Kasus ini menjadi pengingat pahit akan pentingnya perlindungan terhadap satwa dan penegakan hukum bagi para pelaku kekejaman terhadap hewan.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Filipina Terancam Krisis Energi

24-03-2026 - 23.00

Taktik Trump Terbongkar Iran

24-03-2026 - 21.45

Trump Dialog Iran Netanyahu Ungkap Janji Besar

24-03-2026 - 21.30

Klaim Damai Trump Iran Bersikeras Tidak Ada

24-03-2026 - 21.00

Timur Tengah Memanas Koalisi Baru Siap Gempur Iran

24-03-2026 - 18.45

Suara Panik ATC Sebelum Tragedi LaGuardia

24-03-2026 - 18.30
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.